Penggemar Apple Mulai Kembalikan Vision Pro karena Masalah Ini
Kamis, 15 Februari 2024 | 10:26 WIB
California, Beritasatu.com - Bagi sebagian pembeli Apple Vision Pro, bulan madu telah berakhir. Pengguna yang mengembalikan headset komputer spasial seharga US$ 3.500 (Rp 54 juta) ini meningkat dalam beberapa hari terakhir karena sejumlah masalah, seperti sakit kepala dan mata tegang.
Apple mengizinkan pembeli mengembalikan produk apa pun dalam waktu 14 hari setelah pembelian, termasuk Vision Pro gelombang pertama.
Dikutip dari The Verge, Kamis (15/2/2024), kenyamanan adalah salah satu alasan pengembalian yang paling banyak dikeluhkan pengguna. Mereka mengatakan headset tersebut membuat sakit kepala dan memicu mabuk perjalanan. Keluhan lainnya perangkat itu tergolong berat dan terpasang di depan wajah.
Manajer Produk The Verge, Parker Ortolani mengatakan penggunaan perangkat tersebut memicu pecahnya pembuluh darah di mata. Setidaknya satu orang lainnya mencatat mereka memiliki pengalaman serupa dengan mata kemerahan.
“Ternyata sangat tidak nyaman untuk dipakai meski dalam waktu tidak terlalu lama karena berat dan desain talinya. Saya ingin menggunakan Apple Vision Pro, tetapi takut memakainya,” kata Ortolani, yang juga mengunggah pengembalian perangkat tersebutdi media sosial pribadinya.
Dia mengatakan Apple Vision Pro menimbulkan sakit kepala dan ketegangan mata.
Namun, perangkat keras bukan satu-satunya masalah. Keluhan umum lainnya pada Vision Pro karena tidak menawarkan produktivitas dibandingkan harganya. Seorang pengguna mencatat di Threads saat melihat layar Figma membuat mereka pusing. Namun, perangkat tersebut tidak dapat digunakan untuk pekerjaan mereka.
“Saya tidak menggunakan ini untuk produktivitas, dan saya tidak menyukai Vision Pro untuk hiburan," tulis salah satu pengguna Reddit.
Fitur Apple Vision Pro
Vision Pro adalah perangkat canggih yang pernah dirancang Apple. Apple Vision Pro memiliki teknologi menakjubkan dengan desain ringkas. Sepotong kaca 3D dipoles untuk menciptakan permukaan optik. Permukaan ini bertindak sebagai lensa untuk beragam kamera dan sensor dalam rangka memadukan dunia fisik dengan konten digital.
Vision Pro menampilkan sistem tampilan ultra-high-resolution yang menampung 23 juta piksel di dua tampilan. Sementara silikon Apple custom dalam desain dual-chip memastikan pengalaman terasa seolah-olah terjadi di depan mata pengguna secara real-time.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




