ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kembali ke Bumi, Misi Chang'e-6 Bawa Sampel Bebatuan Bulan Berusia 2,5 Juta Tahun

Rabu, 26 Juni 2024 | 16:50 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Kapsul pembawa pulang (return capsule) wahana antariksa Tiongkok, Chang'e-5 mendarat di Siziwang, Daerah Otonom Mongolia Dalam, Tiongkok bagian utara 17 Desember 2020.
Kapsul pembawa pulang (return capsule) wahana antariksa Tiongkok, Chang'e-5 mendarat di Siziwang, Daerah Otonom Mongolia Dalam, Tiongkok bagian utara 17 Desember 2020. (Xinhua/Ren Junchuan)

Beijing, Beritasatu.com - Pesawat luar angkasa Chang'e-6 milik Badan Antariksa Nasional Tiongkok mendarat di Siziwang Banner, Mongolia, membawa sampel bebatuan dari bulan berusia sekitar 2,5 juta tahun.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Selasa (25/6/2024), mengatakan setelah menempuh perjalanan selama 53 hari di luar angkasa sejak diluncurkan ke orbit pada 3 Mei, Chang'e-6 telah kembali dengan membawa sampel berharga dari bulan.

"Chang'e-6 menyelesaikan misi pertama di dunia untuk mengumpulkan sampel dari sisi jauh bulan," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing dilansir Antara, Rabu (26/6/2024). 

ADVERTISEMENT

Kapsul Chang'e-6 membawa sekitar 2 kilogram bebatuan dan debu bulan. Sampel tersebut akan diteliti oleh ilmuwan Tiongkok terlebih dahulu sebelum diberikan akses kepada ilmuwan internasional.

"Tiongkok siap untuk bekerja sama dengan mitra internasional yang memiliki visi sama mengeksplorasi luar angkasa serta mewujudkan impian bersama memahami bulan," kata Mao.

Mao menekankan Tiongkok berkomitmen bekerja sama dengan komunitas internasional dalam pemanfaatan bulan dan luar angkasa untuk tujuan damai.

"Mulai Chang'e-1 hingga Chang'e-6, program ini telah mencapai kemajuan signifikan dan membuka babak baru dalam eksplorasi bulan oleh umat manusia," tambah Mao.

Sampel tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap misteri evolusi bulan, bumi, dan tata surya.

Misi Chang'e-6 diluncurkan pada 3 Mei dari Wenchang Space Launch Site, Provinsi Hainan, untuk mengambil sampel dari sisi jauh bulan bertujuan mengungkap sejarah tata surya, aktivitas vulkanik di sisi jauh bulan, dan evolusi geologis bulan.

Sampel yang diambil Chang'e-6 berasal dari bagian bulan lebih tua dibandingkan sampel yang diambil Amerika Serikat dan Uni Soviet di masa lalu, yang diambil dari wilayah geologis berusia 3 miliar tahun.

Menurut Badan Antariksa Nasional China (CNSA), misi Chang'e-6 berhasil menyelesaikan pengambilan sampel di bulan pada 6 Juni di South Pole Aitken Basin.

Adapun South Pole Aitken adalah kawah berdiameter 2.400 kilometer di sisi jauh bulan dan merupakan kawah tertua (diperkirakan berusia sekitar 4 miliar tahun) serta terbesar yang diketahui manusia di bulan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

NASA Luncurkan Artemis II, 4 Astronot Menuju Bulan setelah 53 Tahun

NASA Luncurkan Artemis II, 4 Astronot Menuju Bulan setelah 53 Tahun

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon