Baru Dijual Bekas, Begini Trik China Jualan Mobil ke Luar Negeri
Rabu, 25 Juni 2025 | 11:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Begini trik industri otomotif China untuk menggelembungkan penjualan mobil selama bertahun-tahun. Mereka mengekspor mobil-mobil baru yang diklaim sebagai mobil second alias bekas.
Memang info mobil bekas masih abu-abu di beberapa negara. Apalagi, Pemerintah China mengizinkan perusahaan mobil-mobil baru yang keluar dari jalur perakitan langsung dikirim ke luar negeri sebagai kendaraan "bekas".
Mobil-mobil yang disebut "bekas" ini tidak pernah dikendarai, tetapi diekspor dalam keadaan bekas ke pasar-pasar seperti Rusia, Asia Tengah, dan Timur Tengah. Langkah ini pun memungkinkan para pembuat mobil China membuang mobil-mobil yang sulit dijual di dalam negeri.
"Ini adalah hasil dari perang harga yang berlangsung hampir 4 tahun, dan telah membuat perusahaan-perusahaan putus asa untuk membukukan penjualan apa pun yang memungkinkan," kata pendiri konsultan Sino Auto Insights, Tu Le, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (25/6/2025).
Praktik ini baru mendapat perhatian nasional setelah bos pembuat mobil China Great Wall Motor, mengkritik penjualan mobil bekas tanpa jarak tempuh di China pada bulan Mei. Pada tanggal 10 Juni, surat kabar People's Daily mengecam penjualan mobil bekas tanpa jarak tempuh di dalam negeri.
Surat kabar tersebut, menyalahkan mobil bekas palsu ini karena menurunkan harga di tengah perang harga domestik yang semakin memanas. Mereka pun meminta "regulasi yang tegas" untuk memulihkan ketertiban. Namun, ekspor dan penjualan mobil bekas palsu secara aktif didorong oleh pemerintah daerah di China.
Pemerintah daerah telah menerima praktik tersebut sebagai hal yang penting untuk memenuhi target ambisius pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan oleh Beijing .
Reuters telah mengidentifikasi 20 pemerintah daerah di China, termasuk pusat ekspor utama seperti Guangdong dan Sichuan, yang telah menjelaskan dukungan mereka terhadap ekspor mobil bekas tanpa jarak tempuh dalam dokumen pemerintah yang tersedia untuk umum.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




