BMKG Ramal Lebaran 2026 Diwarnai Hujan Lebat
Rabu, 11 Maret 2026 | 16:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca saat Idulfitri 2026 atau Lebaran 1447 Hijriah didominasi cuaca berawan dengan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan potensi hujan lebat tersebut perlu diwaspadai meskipun secara umum kondisi cuaca saat Lebaran diperkirakan didominasi awan.
“Kalau hujan lebat, tadi sudah saya sebutkan di beberapa provinsi yang dapat kita perhatikan, tetapi pada saat Lebaran diperkirakan didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan lebat,” kata Faisal saat rapat kerja bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Faisal menjelaskan terdapat sejumlah dinamika atmosfer yang memengaruhi kondisi cuaca menjelang Hari Raya Idulfitri dan selama periode libur Lebaran.
Beberapa faktor tersebut antara lain penguatan monsun Asia yang membawa lebih banyak uap air, aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO), gelombang atmosfer, serta potensi pertumbuhan bibit siklon tropis di wilayah selatan Indonesia.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan curah hujan pada pekan kedua Maret sebelum kemudian mengalami penurunan pada periode berikutnya.
“Di pekan kedua Maret ini ada potensi kenaikan curah hujan, tetapi setelah itu diperkirakan akan menurun,” ujarnya.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi curah hujan sangat tinggi di sejumlah wilayah selama Maret, terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.
“Kita perlu mewaspadai tiga provinsi yang berpotensi mengalami curah hujan sangat tinggi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan,” kata Faisal.
Seiring dengan dinamika cuaca tersebut, BMKG memastikan akan terus memperbarui informasi prakiraan cuaca guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat selama periode libur Lebaran.
Informasi cuaca untuk sektor transportasi disediakan melalui sejumlah sistem layanan, di antaranya System of Interactive Aviation Meteorology (INASIAM) untuk penerbangan, Indonesia Weather Information for Shipping (INA-WIS) untuk pelayaran, serta Digital Weather for Traffic (DWT) bagi transportasi darat.
Selain itu, BMKG juga akan menyebarkan informasi prakiraan cuaca secara berkala melalui situs resmi serta kanal media sosial, termasuk akun Instagram @infobmkg, agar masyarakat dapat memantau kondisi cuaca secara terkini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




