Respons BNPT Terkait Pro Kontra Timnas Israel Ikut Piala Dunia di Indonesia
Minggu, 26 Maret 2023 | 10:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar angkat bicara soal pro kontra kehadiran tim nasional (timnas) Israel di Piala Dunia U-20 2023 yang akan diselenggarakan di Indonesia.
Menurut Boy, apapun aspirasi masyarakat tersebut harus disampaikan dalam koridor hukum dan tidak memilih jalan kekerasan.
"Yang penting kita semua tidak memilih jalan kekerasan dalam menyikapi ini. Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat tentunya nanti akan jadi pembahasan," ujar Boy di sela-sela acara Tadarus Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Sabtu (25/3/2023).
Boy mengatakan pro dan kontra dalam negara demokrasi merupakan sesuatu yang wajar. Pasalnya, kebebasan untuk berekspresi atau menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hakikat demokrasi yang dijamin oleh konstitusi UUD NRI 1945.
"Yang penting saya mengajak semua elemen untuk tidak mengaktualisasikan dengan bentuk kekerasan ekstrem apalagi dan kita mengajak untuk menjaga kepercayaan dunia internasional kepada kita untuk menjadi tuan rumah event internasional Piala Dunia U-20," jelas dia.
Boy yakin pemangku kebijakan terkait akan mengambil keputusan yang bijak mengenai polemik yang terjadi. Namun, kata Boy, dirinya tidak dalam kapasitas untuk menjawab polemik yang terjadi, tetapi menjaga agar polemik ini tidak mendorong terjadinya kekerasan, apalagi dimanfaatkan kelompok teroris untuk melakukan aksi terornya.
"Ini berkaitan juga dengan nama baik negara. Oleh karena itu kita harus jadi tuan rumah yang baik bagi siapapun," pungkas Boy.
Diketahui, tampilnya timnas Israel di Piala Dunia U-20 2023 yang digelar di Indonesia memang menuai polemik. Pasalnya, Israel tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia sehubungan dengan sikap Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina. Indonesia dengan jelas dan tegas melawan penjajahan sesuai dengan pembukaan UUD.
Gubernur Bali I Wayan Koster berkirim surat ke Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI menolak Timnas Israel berlaga di Bali dalam ajang Piala Dunia U-20 2023.
Dalam dokumen yang diterima, surat Gubernur Bali berkop Garuda itu memiliki nomor T.00.426/11470/SEKRET perihal penolakan Tim Israel Bertanding di Bali. Surat penolakan Israel ini langsung ditandatangani oleh I Wayan Koster tertanggal 14 Maret 2023.
Israel sendiri lolos ke Piala Dunia U-20 2023 usai menjadi runner-up di Piala Eropa U-19 2022. Ini merupakan kali perdana Israel tampil di Piala Dunia U-20.
Piala Dunia U-20 2023 akan digelar pada 20 Mei hingga 11 Juni mendatang. Ini merupakan kali pertama Indonesia dipercayai FIFA menjadi tuan rumah ajang sebesar Piala Dunia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




