Ronald Koeman Terancam di Barcelona, Louis van Gaal Membela
Senin, 11 Oktober 2021 | 07:39 WIB
Amsterdam, Beritasatu.com - Arsitek Timnas Belanda Louis van Gaal membela pelatih Barcelona Ronald Koeman dan gelandang Frenkie de Jong dengan mengklaim orang asing selalu disalahkan atas masalah klub.
Koeman berada di ambang pemecatan setelah kekalahan 0-2 di kandang Atletico Madrid pada 2 Oktober. Performa Barcelona di bawah Koeman di Liga Champions juga mengecewakan setelah kalah 0-3 oleh Bayern Muenchen dan Benfica.
Presiden Barcelona Joan Laporta memilih untuk mendukung mantan bos Everton itu karena dia mengakui kesulitan menangani masalah cedera dan kehilangan Lionel Messi di tengah krisis keuangan klub.
Gelandang De Jong bersikeras bahwa masalah tim Barcelona "banyak dibesar-besarkan" dan bahwa musim mereka jauh dari selesai.
Van Gaal mempersembahkan dua gelar La Liga, satu Copa del Rey dan Piala Super UEFA dalam periode pertamanya sebagai pelatih Barca. Namun dia mengalami hubungan yang sulit dengan para pemain dan pendukung di Camp Nou.
Berbicara menjelang kualifikasi Piala Dunia Oranje melawan Gibraltar, Van Gaal mengatakan dia tidak terkejut melihat rekan senegaranya (Koeman) dikritik.
"Jika semuanya berjalan lancar, dan Anda memiliki kontribusi besar yang telah dibuat Frenkie dalam dua tahun terakhir, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan," katanya kepada wartawan.
"Tetapi ketika keadaan memburuk, orang-orang di Barcelona selalu melihat orang asing. Dan dalam hal ini, pelatihnya juga orang asing dan orang Belanda," ungkap Van Gaal lagi.
"Saya juga pernah mengalaminya. Sejarah berulang. Tapi saya pikir Frenkie menanganinya dengan sangat baik, dan Ronald, serta Luuk de Jong dan Memphis [Depay] juga. Saya tidak berpikir itu masalah terbesar," ungkap mantan pelatih Manchester United ini.
"Saat ini, mereka mencoba melakukan semua yang mereka bisa. Saya tidak pernah memiliki striker seperti Memphis yang berlari begitu banyak, datang begitu dalam dan menguasai bola begitu banyak. Itu terpuji."
Kemenangan 1-0 Belanda atas Latvia membuat mereka unggul dua poin dari Norwegia di grup kualifikasi Piala Dunia.
Kemenangan atas Gibraltar, yang kalah dalam tujuh pertandingan mereka di Grup G, akan menempatkan pasukan Van Gaal di posisi yang kuat untuk lolos ke Qatar 2022.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




