Sisir Lokasi Jatuh Pesawat ATR 42-500, Tim SAR Evakuasi Barang Korban
Selasa, 20 Januari 2026 | 09:48 WIB
Makassar, Beritasatu.com – Pencarian korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Pangkep dan Maros, Sulawesi Selatan, masih dilanjutkan pada Selasa (20/1/2026) ini. Dalam proses pencarian di hari sebelumnya, tim SAR gabungan juga menemukan sejumlah barang yang diduga kuat milik para korban di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.
Berbagai barang pribadi korban telah dievakuasi, mulai dari dokumen, dompet, buku catatan, hingga barang elektronik. Penemuan ini menjadi petunjuk penting dalam proses identifikasi korban sekaligus memperkuat indikasi keberadaan bangkai utama pesawat.
Selain barang milik korban, tim SAR juga menemukan beberapa bagian pesawat, seperti pelampung dan fire signal. Serpihan tersebut ditemukan di sekitar bagian kokpit, yang diyakini sebagai salah satu titik benturan utama saat pesawat menghantam kawasan pegunungan.
“Tim SAR gabungan menemukan berbagai barang yang diduga milik korban, mulai dari dokumen pribadi, dompet, buku catatan, hingga barang elektronik. Selain itu, juga ditemukan beberapa bagian dari pesawat seperti pelampung dan fire signal, di sekitar bagian kepala pesawat,” ujar Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, Senin (19/1/2026).
Meski demikian, proses pencarian dan evakuasi masih menghadapi tantangan berat. Medan yang terjal, curam, serta tertutup vegetasi lebat memaksa tim SAR bekerja ekstra dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
“Medan di lokasi kejadian sangat curam dan berisiko tinggi. Proses pencarian dilakukan dengan teknik khusus, termasuk repling dan pembukaan jalur, sehingga membutuhkan waktu, ketelitian, dan koordinasi yang kuat antarunsur,” katanya.
Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengapresiasi kerja keras seluruh tim SAR gabungan. Mereka harus terus bertugas di tengah keterbatasan dan kondisi alam ekstrem.
“Penemuan barang-barang milik korban dan bagian dari pesawat menunjukkan bahwa tim SAR gabungan sudah berada sangat dekat dengan titik-titik krusial. Ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan kolaborasi seluruh unsur di lapangan,” ucapnya.
Tim SAR gabungan memastikan perkembangan pencarian akan terus disampaikan secara berkala kepada publik dan keluarga korban. Operasi pencarian dan evakuasi akan dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




