ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Blackbox ATR PK-THT Dievakuasi ke Jakarta untuk Diperiksa

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:19 WIB
S
S
Penulis: Sukarjito | Editor: JTO
Tim SAR gabungan menunjukkan serpihan pesawat ATR 42-500 di sekitar lokasi kecelakaan jatuhnya pesawat nahas di kawasan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu 18 Januari 2026.
Tim SAR gabungan menunjukkan serpihan pesawat ATR 42-500 di sekitar lokasi kecelakaan jatuhnya pesawat nahas di kawasan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu 18 Januari 2026. (Dok. BPBD Makaassar)

Jakarta, Beritasatu.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai melakukan autopsi data terhadap perangkat perekam penerbangan atau kotak hitam pesawat ATR 42-500 beregistrasi PK-THT milik Indonesia Air Transport. 

Langkah ini diambil setelah tim evakuasi berhasil mengamankan perangkat tersebut secara utuh dari titik jatuhnya pesawat di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengonfirmasi, kotak hitam yang terdiri dari flight data recorder (FDR) dan cockpit voice recorder (CVR) tersebut sudah tiba di Jakarta. Pemindahan ke laboratorium pusat dilakukan demi menjamin integritas data serta kecepatan proses pengunduhan informasi.

ADVERTISEMENT

"Kami akan melakukan serah terima dahulu. Dan segera memulai investigasi teknis untuk membaca komunikasi terakhir di kokpit," kata Soerjanto kepada Beritasatu.com, Rabu (21/1/2026).

Berdasarkan data awal, pesawat mengalami anomali jalur terbang di tengah mikroklimat ekstrem perbatasan Maros-Pangkep.

Investigator KNKT kini berfokus pada rekaman percakapan yang menunjukkan pilot sempat meminta kenaikan ketinggian sesaat sebelum hilang kontak. Di laboratorium Jakarta, KNKT akan menyinkronkan data ketinggian dengan fluktuasi cuaca lokal yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026). 

Hal ini bertujuan mengungkap apakah permintaan naik tersebut merupakan respons atas gangguan teknis atau murni faktor cuaca buruk yang menutup jarak pandang.

Secara teknis, naskah data dari kotak hitam diharapkan mampu menjelaskan alasan pesawat berada pada elevasi yang tidak aman terhadap topografi Gunung Bulusaraung.

Hasil awal dari pembacaan data ini akan menentukan arah penyelidikan selanjutnya, terutama mengenai aspek kelaikan pesawat dan prosedur navigasi di wilayah dengan perubahan cuaca yang cepat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Black Box Jadi Kunci Ungkap Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

Black Box Jadi Kunci Ungkap Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

NASIONAL
Restu Adi Pribadi, Korban Pesawat ATR 45-200 Dimakamkan di Klaten

Restu Adi Pribadi, Korban Pesawat ATR 45-200 Dimakamkan di Klaten

JAWA TENGAH
Video Call Terakhir Hariyadi sebelum Pesawat ATR 42-500 Jatuh

Video Call Terakhir Hariyadi sebelum Pesawat ATR 42-500 Jatuh

JAWA TENGAH
Pilot ATR 42-500 Gugur Saat Bertugas, Kerabat: Happy Landing in Heaven

Pilot ATR 42-500 Gugur Saat Bertugas, Kerabat: Happy Landing in Heaven

BANTEN
KKP Jamin Hak Keluarga ASN Korban Pesawat ATR 42-500

KKP Jamin Hak Keluarga ASN Korban Pesawat ATR 42-500

NASIONAL
IAT Tegaskan Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh Berstatus Carter KKP

IAT Tegaskan Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh Berstatus Carter KKP

SULAWESI SELATAN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon