Kapal Meledak di Makassar, 9 ABK Alami Patah Tulang dan Luka Bakar
Selasa, 3 Februari 2026 | 17:33 WIB
Makassar, BeritaSatu.com – Ledakan kapal pengangkut ikan di Pelabuhan Paotere, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/2/2026), mengakibatkan sembilan orang mengalami luka serius. Seluruh korban yang merupakan anak buah kapal (ABK) menjalani perawatan intensif di RSAL Jala Ammari Kodaeral VI Makassar.
Kepala RSAL Jala Ammari, Letkol Laut (K) dr. Suhadi, mengatakan rumah sakit mulai menerima para korban sekitar pukul 05.30 Wita, atau tak lama setelah ledakan terjadi.
“Total korban yang kami terima ada sembilan orang. Mayoritas mengalami cedera berat akibat ledakan,” ujarnya.
Suhadi menyebut dari sembilan korban itu, lima orang di antaranya mengalami patah tulang. Rinciannya, tiga korban menderita patah tulang terbuka dan dua korban patah tulang tertutup.
Sejumlah korban juga mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh akibat dampak ledakan. Tim medis RSAL Jala Ammari melakukan tindakan triase untuk menentukan tingkat kegawatan korban.
Selain itu, salah satu korban lainnya mengalami keracunan akibat paparan asap dari ledakan.
“Satu korban sebenarnya direncanakan untuk langsung kami masukkan ke ruang terapi oksigen hiperbarik atau chamber. Namun karena kondisinya belum stabil, saat ini masih kami tangani di ruang IGD,” kata Suhadi.
Pihak rumah sakit memastikan akan memberikan penanganan maksimal sesuai dengan kondisi dan tingkat cedera masing-masing korban.
Sementara itu, ledakan kapal pengangkut ikan tersebut diduga berasal dari mesin kapal yang meledak saat aktivitas pembongkaran ikan berlangsung. Aparat terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




