ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kronologi Bentrok Sopir dengan Petugas Dishub hingga Kabur di Palembang

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:53 WIB
S
S
Penulis: Sukarjito | Editor: JTO
Keributan antara sopir truk dan petugas Dishub terjadi usai kecelakaan beruntun di Jalan Sriwijaya Raya, Palembang.
Keributan antara sopir truk dan petugas Dishub terjadi usai kecelakaan beruntun di Jalan Sriwijaya Raya, Palembang. (Tangkapan Layar akun instagram @palembangbelagak_official/Tangkapan Layar akun instagram @palembangbelagak_o)

Palembang, Beritasatu.com - Kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah truk terjadi di Jalan Sriwijaya Raya, Palembang, sekitar pukul 10.30 WIB. Insiden ini memicu keributan antara sopir truk dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di lokasi kejadian hingga petugas berlarian. Aksi ini viral di media social.

Peristiwa bermula saat tiga truk melaju beriringan dari arah Tol Keramasan menuju Terminal Karya Jaya. Kondisi lalu lintas yang padat membuat jarak antar kendaraan relatif dekat.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang Iptu Hermanto menjelaskan kecelakaan dipicu penghentian kendaraan secara mendadak di tengah jalan.

ADVERTISEMENT

“Ketiga truk mulanya melaju beriringan dari arah Tol Keramasan menuju Terminal Karya Jaya,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Ia menambahkan, salah satu kendaraan di depan dihentikan secara tiba-tiba oleh petugas Dishub. Kondisi tersebut membuat kendaraan di belakang tidak sempat mengantisipasi.

“Sesampainya di lokasi, ada kendaraan di depan yang diberhentikan secara mendadak oleh petugas Dishub. Kendaraan di belakang tidak sempat mengantisipasi sehingga terjadi tabrakan beruntun,” jelas Hermanto.

Benturan menyebabkan truk di posisi tengah terdorong dan menabrak kendaraan di depannya. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, insiden ini memicu emosi para sopir.

Keributan pun tak terhindarkan. Adu mulut terjadi antara sopir truk dan petugas Dishub, bahkan sempat diwarnai aksi pelampiasan kekesalan terhadap kendaraan milik petugas.

Polisi memastikan kerugian dalam kejadian tersebut hanya bersifat materiel, dengan estimasi mencapai Rp 40 juta.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah mendata seluruh pihak yang terlibat, termasuk satu sopir truk yang diketahui meninggalkan lokasi.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengimbau pengemudi yang melarikan diri agar segera menyerahkan diri untuk dimintai keterangan,” kata Hermanto.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kecelakaan di Palembang, Truk Tabrak Motor hingga Tewaskan Remaja

Kecelakaan di Palembang, Truk Tabrak Motor hingga Tewaskan Remaja

SUMATERA SELATAN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon