ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Kedelai Meroket, Perajin di Pandeglang Kecilkan Ukuran Tahu

Selasa, 9 September 2025 | 12:14 WIB
B
SL
Penulis: Budiman | Editor: LES
Ridwan (45) salah satu perajin tahu di Jalan AMD Lintas Timur tepatnya di Kampung Pasir Kalapa, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang, Ridwan mengaku kesulitan menekan biaya produksi karena harga bahan baku kedelai terus naik hampir setiap hari.
Ridwan (45) salah satu perajin tahu di Jalan AMD Lintas Timur tepatnya di Kampung Pasir Kalapa, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang, Ridwan mengaku kesulitan menekan biaya produksi karena harga bahan baku kedelai terus naik hampir setiap hari. (Beritasatu.com/Budiman)

Pandeglang, Beritasatu.com –  Sejumlah perajin tahu di Kabupaten Pandeglang, Banten, terpaksa mengecilkan ukuran tahu yang mereka produksi, Selasa (9/9/2025). Kebijakan ini diambil untuk menyiasati lonjakan harga kedelai yang kini menembus lebih dari Rp 10.000 per kilogram.

Salah satunya Ridwan (45), perajin tahu di Jalan AMD Lintas Timur, Kampung Pasir Kalapa, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang. Ia mengaku kesulitan menekan biaya produksi karena harga kedelai terus naik hampir setiap hari.

“Harga kedelai masih naik terus. Kalau bisa ya diturunkan, distabilkan,” ujar Ridwan kepada wartawan.

Menurutnya, kenaikan harga kedelai membuat perajin hanya punya dua pilihan, menaikkan harga jual tahu atau mengecilkan ukurannya. Demi menjaga daya beli konsumen, Ridwan memilih opsi kedua.

ADVERTISEMENT

“Kalau harganya naik, pilihannya cuma dua, naikin harga atau kecilin ukuran. Supaya konsumen tetap bisa beli, saya pilih kecilin ukuran,” jelasnya.

Tahu produksi Ridwan dipasarkan ke sejumlah wilayah di Pandeglang dan Lebak. Namun, perubahan ukuran berdampak pada penjualan karena sebagian konsumen mengeluhkan ukuran tahu yang semakin kecil. Dalam sehari, ia mengolah sekitar 3 kuintal kedelai menjadi ratusan papan tahu.

“Satu papan tahu dijual Rp 45.000–Rp 50.000, baik untuk tahu putih maupun yang sudah digoreng,” katanya.

Ridwan menegaskan, kebijakan mengecilkan ukuran hanya bersifat sementara hingga harga kedelai kembali stabil. Ia berharap pemerintah segera turun tangan untuk menekan lonjakan harga bahan baku.

“Semoga harga kedelai bisa stabil lagi. Jadi ukuran tahu normal kembali, konsumen tidak kecewa, dan penjualan tidak turun,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu Kurangi Campuran Produksi

Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu Kurangi Campuran Produksi

NUSANTARA
Harga Kedelai Naik, Ukuran Tahu Jadi Mengecil

Harga Kedelai Naik, Ukuran Tahu Jadi Mengecil

EKONOMI
Harga Kedelai Naik, Pedagang Tempe di Lebak Tertekan

Harga Kedelai Naik, Pedagang Tempe di Lebak Tertekan

BANTEN
Terjepit Harga Kedelai, Perajin Tempe Perkecil Ukuran Produk

Terjepit Harga Kedelai, Perajin Tempe Perkecil Ukuran Produk

EKONOMI
Ukuran Tempe Jadi Kecil Imbas Perang Iran dan Rupiah Melemah

Ukuran Tempe Jadi Kecil Imbas Perang Iran dan Rupiah Melemah

JAWA BARAT
Harga Tahu Naik Akibat Perang Iran-AS

Harga Tahu Naik Akibat Perang Iran-AS

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon