ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Kedelai Naik, Ukuran Tahu Jadi Mengecil

Selasa, 5 Mei 2026 | 06:46 WIB
RP
S
Penulis: Reza Hery Pamungkas | Editor: JTO
Perajin tahu di Kalideres mengecilkan ukuran produk akibat kenaikan harga kedelai.
Perajin tahu di Kalideres mengecilkan ukuran produk akibat kenaikan harga kedelai. (Beritasatu.com/Reza)

Jakarta, Beritasatu.com - Kenaikan harga kedelai imbas konflik di Timur Tengah mulai dirasakan pelaku usaha kecil, khususnya perajin tahu. Untuk bertahan, mereka memilih menyiasati produksi tanpa langsung menaikkan harga jual.

Salah satunya dilakukan Abdul Azis, perajin tahu di Komplek Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Kopti), Semanan, Kalideres, Jakarta Barat. Ia mengaku harga kedelai kini hampir menyentuh Rp 11.000 per kilogram.

Kenaikan tersebut dipicu pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang berada di kisaran Rp 17.200 hingga Rp 17.300 per dolar.

“Saat ini harga kedelai sudah hampir menyentuh Rp 11.000 per kilogram. Jadi, kami menyiasatinya dengan memperkecil ukuran tahu,” ujar Azis saat ditemui, Senin (4/5/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, ukuran tahu yang sebelumnya sekitar 5x5 sentimeter kini diperkecil menjadi sekitar 4,5x4,5 sentimeter. Langkah ini diambil agar harga tetap terjangkau bagi konsumen.

Menurut Azis, strategi tersebut hanya bersifat sementara. Jika harga kedelai terus meningkat hingga Rp 12.000 per kilogram, penyesuaian harga jual tidak dapat dihindari.

“Untuk saat ini belum ada rencana menaikkan harga. Namun, jika harga kedelai menyentuh Rp 12.000 per kilogram, kemungkinan kami akan menyesuaikan harga jual,” katanya.

Selain bahan baku utama, perajin juga menghadapi kenaikan biaya kemasan plastik. Kondisi ini membuat sebagian pelaku usaha mulai menaikkan harga untuk produk tertentu.

Azis menyebut harga tahu kemasan plastik naik Rp 500 per bungkus, dari Rp 7.000 menjadi Rp 7.500 untuk 10 potong. Sementara kemasan kotak mengalami kenaikan dari Rp 9.000 menjadi Rp 10.000.

Meski tekanan biaya produksi meningkat, Azis memastikan penjualan masih relatif stabil dan belum menunjukkan penurunan signifikan.

“Untuk saat ini, penjualan masih cenderung normal,” ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu Kurangi Campuran Produksi

Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu Kurangi Campuran Produksi

NUSANTARA
Harga Kedelai Naik, Pedagang Tempe di Lebak Tertekan

Harga Kedelai Naik, Pedagang Tempe di Lebak Tertekan

BANTEN
Terjepit Harga Kedelai, Perajin Tempe Perkecil Ukuran Produk

Terjepit Harga Kedelai, Perajin Tempe Perkecil Ukuran Produk

EKONOMI
Ukuran Tempe Jadi Kecil Imbas Perang Iran dan Rupiah Melemah

Ukuran Tempe Jadi Kecil Imbas Perang Iran dan Rupiah Melemah

JAWA BARAT
Harga Tahu Naik Akibat Perang Iran-AS

Harga Tahu Naik Akibat Perang Iran-AS

EKONOMI
Perang Iran Picu Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu di Jabar Menjerit

Perang Iran Picu Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu di Jabar Menjerit

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon