Sekolah Minim Konselor, Kasus Kekerasan Anak di Lebak Tinggi
Jumat, 3 Oktober 2025 | 10:04 WIB
Lebak, Beritasatu.com - Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Lebak, Banten, masih mengkhawatirkan. Data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB) mencatat, sejak Januari hingga September 2025, terdapat 149 kasus kekerasan, dengan perincian 113 kasus menimpa anak dan 36 kasus dialami perempuan.
Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Bonnie Triyana, menilai tingginya angka tersebut menunjukkan lemahnya sistem perlindungan, terutama pada sektor pendidikan. Ia menyoroti minimnya keberadaan guru konseling di sekolah yang dinilai berperan penting dalam mencegah kekerasan.
“Banyak sekolah tidak memiliki guru konseling yang memadai. Ada SMP dengan lebih dari 1.000 murid, tetapi hanya ditangani satu guru konseling. Padahal idealnya satu guru membimbing maksimal 150 siswa,” ujarnya, Kamis (2/10/2025).
Menurut Bonnie, guru konseling memegang peran krusial dalam memberikan pendampingan, pendekatan personal, dan menggali akar persoalan siswa. Hal ini diyakini mampu mencegah siklus kekerasan, termasuk kasus perundungan (bullying) di sekolah.
"Pelaku perundungan biasanya juga punya masalah sendiri, entah trauma, keluarga, atau ekonomi. Guru konseling bisa jadi penghubung antara siswa, keluarga, dan sekolah untuk menyelesaikan masalah secara menyeluruh,” jelasnya.
Ia menegaskan, jika masalah mendasar siswa tidak ditangani dengan baik, maka kekerasan akan terus berulang dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Bonnie meminta Dinas Pendidikan, Pemkab Lebak, hingga DP3AP2KB bekerja sama dalam menangani persoalan ini. Ia juga menegaskan, Komisi X DPR akan membawa isu tersebut dalam rapat kerja bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.
“Ini bukan hanya problem di Lebak, tetapi juga di banyak daerah lain. Guru konseling harus jadi kunci dalam penanganan kasus kekerasan di sekolah,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




