ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Diserang Buzzer karena Kritik Pemerintah, Mega Salsabillah Tak Gentar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 08:39 WIB
WK
SM
Penulis: Wawan Kurniawan | Editor: SMR
Komika asal Kabupaten Tangerang, Mega Salsabillah.
Komika asal Kabupaten Tangerang, Mega Salsabillah. (Beritasatu.com/Wawan Kurniawan)

Tangerang, Beritasatu.com - Komika Mega Salsabillah mengaku tak gentar meski akun media sosialnya kerap diserang akun anonim yang diduga buzzer, sejak dirinya aktif mengunggah konten kritikan terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten.

Mega yang merupakan warga Kabupaten Tangerang itu mengungkapkan akun buzzer itu sering bermunculan pada kolom komentar postingan media sosialnya yang berisikan kritik terhadap Pemkab Tangerang.  

"Saya menduganya itu buzzer, tetapi akun-akun kosong yang menyebut hoaks, kaya pesanan saja, praduga saya," ujar Mega kepada Beritasatu.com, Jumat (9/1/2026).

ADVERTISEMENT

Mega mengungkapkan salah satu konten kritikannya tentang pelayanan administrasi kependudukan sempat direspons oleh Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah. Namun, respons tersebut menuai pro dan kontra lantaran terdapat perbedaan narasi yang disampaikan politisi kepada Mega dan kepada akun lain.

Kepada Mega, Wakil Bupati Intan memberikan jawaban positif, tetapi berbanding terbalik dengan menjawab akun lain.

"Yang nge-dm saya baru wakil bupati, tetapi yang saya kaget dia dm-dm-an dengan akun lain juga, tetapi kok beda sekali gitu, saya tidak tahu mana yang wajah aslinya," kata Mega.

Ia menuturkan setelah videonya terkait pelayanan Disdukcapil viral, petugas datang untuk membantu proses administrasi yang ia alami.

"Kalau saya viral, saya ditanggapi, kalau masyarakat yang enggak viral apakah dibantu?" sambungnya.

Selain persoalan pelayanan administrasi kependudukan, Mega juga menyinggung soal banyaknya jalan rusak dan gelap serta minimnya transportasi umum di Kabupaten Tangerang. 

Meski akun media sosialnya kerap menjadi sasaran buzzer, Mega tak gentar. Dirinya akan terus menguak sejumlah permasalahan sosial yang sering dihadapi oleh masyarakat Kabupaten Tangerang. 

"Selama saya masih merasa janggal, saya akan terus buka fakta fakta yang ada," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid meminta jajaran aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak antitkritik yang dilontarkan oleh netizen di media sosial. Terutama dalam menanggapi isu yang berkaitan dengan pelayanan publik seperti administrasi kependudukan. 

Maesyal mengatakan, pelayanan administrasi kependudukan, seperti KTP telah dilimpahkan ke masing-masing kecamatan untuk memudahkan masyarakat. Namun jika masih ada ketidakpuasan warga, pelayan publik harus memberikan pemahaman yang benar kepada khalayak.

"Jangan terpengaruh. Jalankan saja tugas untuk kepentingan masyarakat. Jika ada masukan atau kritik, jelaskan dengan baik dan responsif. Itu bagian dari upaya kita memperbaiki pelayanan," ujar Maesyal, Senin (05/01/2025).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Komika Mega Salsabillah Kritik Keras Jalan Rusak-Gelap di Tangerang

Komika Mega Salsabillah Kritik Keras Jalan Rusak-Gelap di Tangerang

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon