Komika Mega Salsabillah Kritik Keras Jalan Rusak-Gelap di Tangerang
Jumat, 9 Januari 2026 | 21:20 WIB
Tangerang, Beritasatu.com - Komika Mega Salsabillah dapat sorotan tajam dari netizen karena berani mengkritik berbagai permasalahan infrastruktur, seperti jalan rusak dan gelap di Kabupaten Tangerang, Banten. Kritikan itu ia kerap sampaikan melalui konten media sosialnya.
Menurut Mega, kritikan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah dalam hal infrastruktur itu perlu disampaikan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah.
"Tujuannya agar pemerintah berbenah, biar anak-anak kabupaten sejahtera, jalanannya bagus, lampunya terang, anggarannya digunakan untuk kebijakan yang pro rakyat," ujar Mega kepada Beritasatu.com di Tangerang, Jumat (9/1/2026).
Mega mengatakan kritikan yang disampaikannya itu murni atas keresahannya sebagai masyarakat Kabupaten Tangerang yang masih memiliki banyak permasalahan sosial.
"Harapannya kebijakan itu yang pro rakyat, yang urgent dulu, kita tahu masalah yang ada di Kabupaten Tangerang, ada sampah, jalan rusak, jalan gelap, transportasi umum tidak ada," tutur perempuan asal Tangerang itu.
Mega menegaskan dirinya paham jika ada hierarki otoritas dan kewenangan untuk mengatasi sejumlah permasalahan infrastruktur di Kabupaten Tangerang, terutama menyoal jalan rusak.
Menurutnya, permasalahan keterbatasan kewenangan itu dapat teratasi bila otoritas di Kabupaten Tangerang dapat mengomunikasikan permasalahan yang ada di daerahnya ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten hingga pemerintah pusat.
"Selama (masalahnya) masih ada di kabupaten, Pemerintah Kabupaten Tangerang berhak bicara kepada yang berwenang, misal ini jalan provinsi, kan bupati bisa minta tolong ke pemprov," tegasnya.
Selain itu, Mega juga menyinggung beberapa proyek infrastruktur di Kabupaten Tangerang yang dianggap tidak terlalu penting bagi masyarakat dan menelan biaya miliaran rupiah, seperti pembangunan Tugu Titik Nol Kilometer Kabupaten Tangerang yang memakan biaya sebesar Rp 2,1 miliar, pembangunan Gapura Selamat Datang di kawasan Puspemkab Tangerang dengan anggaran Rp 2,4 miliar.
"Kita tahu itu untuk kepentingan masyarakat tapi masyarakat yang mana? Kontraktor juga masyarakat, orang-orang pemerintah juga masyarakat," jelasnya.
Karenanya, Mega berharap agar Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk lebih bijak dalam menggunakan uang rakyat yang masuk dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
"Selama saya masih merasa janggal, saya akan terus buka fakta-fakta yang ada di Kabupaten Tangerang," kata Mega.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




