ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Andra Soni Siapkan Ingub Jumat Bersih di Banten

Minggu, 8 Februari 2026 | 17:28 WIB
MW
H
Penulis: Muhamad Fajar Mutaqien Wahyudi | Editor: HE
Gubernur Banten Andra Soni akan segera menerbitkan instruksi gubernur (ingub) tentang pelaksanaan program Jumat Bersih secara serentak di Banten.
Gubernur Banten Andra Soni akan segera menerbitkan instruksi gubernur (ingub) tentang pelaksanaan program Jumat Bersih secara serentak di Banten. (Beritasatu.com/Muhammad Fajar Mutaqien Wahyudi)

Serang, Beritasatu.com – Gubernur Banten Andra Soni akan segera menerbitkan instruksi gubernur (ingub) tentang pelaksanaan program Jumat Bersih secara serentak di seluruh wilayah Provinsi Banten. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Gerakan Indonesia Asri (aman, sehat, resik, dan indah).

Melalui Ingub tersebut, pelaksanaan Jumat Bersih akan dilakukan serentak setiap hari Jumat dengan melibatkan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga unsur Forkopimda seperti TNI dan Polri, serta masyarakat.

“Untuk Jumat Bersih nanti akan saya keluarkan instruksi gubernur, detail teknisnya akan disiapkan oleh pak sekda. Secara komunikasi, saya sudah menyampaikan kepada para wali kota dan bupati di Banten,” ujar Andra Soni, Minggu (8/2/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menegaskan, komunikasi awal sudah dilakukan dengan para kepala daerah di Banten agar program ini berjalan terkoordinasi.

Kegiatan Jumat Bersih sebetulnya sudah diterapkan di sejumlah daerah di Banten. Namun, melalui instruksi gubernur, program ini akan diseragamkan dan dijalankan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menjelaskan, ingub tersebut akan menjadi dasar bagi bupati dan wali kota untuk menerbitkan instruksi bupati (inbup) maupun instruksi wali kota (inwal).

Pemerintah daerah juga akan mengajak masyarakat, pedagang, dan komunitas lingkungan untuk terlibat aktif menjaga kebersihan. Upaya pengelolaan sampah dinilai membutuhkan kolaborasi dari hulu hingga hilir, termasuk perubahan perilaku masyarakat.

Menurut Deden, keberhasilan gerakan ini sangat bergantung pada kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan serta membangun budaya gotong royong.

“Kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan harus diubah, dan pemerintah daerah hadir untuk memberikan dorongan serta contoh nyata,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon