Pemkot Serang Siapkan Aturan Tamu Dinas Wajib Menginap di Hotel Lokal
Rabu, 13 Mei 2026 | 23:54 WIB
Serang, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana menerapkan kebijakan baru yang mewajibkan tamu negara maupun peserta kunjungan kerja dari luar daerah menginap di hotel yang berada di wilayah Kota Serang.
Kebijakan ini disiapkan untuk mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus menggerakkan sektor perhotelan dan pariwisata lokal.
Rencana tersebut akan diusulkan melalui Surat Edaran Wali Kota Serang oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disparpora) Kota Serang.
Kepala Disparpora Kota Serang, Zeka Bachdi mengatakan, kebijakan itu bertujuan agar setiap kunjungan kerja memberikan dampak ekonomi langsung bagi Kota Serang.
“Tujuan kebijakan ini adalah agar Kota Serang mendapatkan dampak ekonomi langsung atau PAD dari kunjungan tersebut,” ujar Zeka Bachdi kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, selama ini banyak tamu dari luar daerah yang datang ke Kota Serang justru memilih menginap di wilayah lain seperti Tangerang, Anyer, maupun Kabupaten Serang. Kondisi tersebut membuat potensi pemasukan daerah dari sektor perhotelan belum optimal.
Selain menyiapkan kebijakan penginapan, Pemkot Serang juga akan meluncurkan program wisata terintegrasi pada 17 Mei 2026. Program ini dirancang untuk menjadikan Kota Serang sebagai homebase wisata bagi pengunjung yang ingin menjelajahi berbagai destinasi di Provinsi Banten.
Ia menjelaskan, wisatawan yang menginap di Kota Serang nantinya akan ditawarkan sejumlah paket wisata unggulan.
Paket tersebut disiapkan untuk memperpanjang masa tinggal wisatawan sekaligus meningkatkan transaksi ekonomi di daerah.
“Jenis wisata yang ditawarkan meliputi wisata religi dengan kunjungan ke situs bersejarah dan keagamaan, serta city tour menjelajahi ikon di dalam Kota Serang,” katanya.
Selain wisata religi, pemerintah juga menawarkan paket wisata bahari ke sejumlah destinasi populer di Banten seperti Anyer, Sawarna, dan Pulau Lima. Wisata alam dan sport tourism juga disiapkan untuk menarik minat wisatawan pecinta petualangan.
“Kunjungan diarahkan ke Negeri di Atas Awan dan kawasan Sawarna yang memiliki pemandangan alam khas Banten,” lanjutnya.
Meski Kota Serang dijadikan pusat penginapan, destinasi wisata yang dipasarkan mencakup sejumlah daerah di Provinsi Banten. Program tersebut melibatkan kerja sama dengan Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Lebak.
“Kolaborasi antar daerah ini diharapkan memberikan dampak ekonomi yang merata bagi seluruh daerah di Banten,” tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




