ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kisah Tiwung, Perajin Tas Asal Sidoarjo Yang Usahanya Bangkit Bersama Lapak Ganjar

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:12 WIB
FW
FW
Penulis: Freddy Wally | Editor: FW
ilustrasi beritasatu
ilustrasi beritasatu (dok)

Sidoarjo, Beritasatu.com - Upaya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memajukan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui program Lapak Ganjar nyatanya tidak hanya berdampak pada pelaku usaha provinsinya, tapi juga turut berhasil mengangkat dan membangkitkan UMKM asal provinsi Jawa Timur.

Di antara yang berhasil bangkit adalah Dian Art, yang produksinya dilakukan di Perumahan Bumi Suko Indah BB/04, Salam, Desa Suko, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Usaha yang bergerak dalam pembuatan kerajinan tas ini mengalami perkembangan pesat usai ikut program Lapak Ganjar. Tercatat omzet usaha ini naik hingga sekitar 40%.

Pemilik usaha Dian Art, Rr Tiwung Dyan Ekawati, mengaku usahanya terbantu berkat keikutsertaannya di program Lapak Ganjar. Dia tak menyangka jika dampak yang diterima amat membantu pelaku UMKM. Mulanya, dia merupakan pengikut akun Instagram @Ganjar-Pranowo yang merupakan akun pribadi gubernur. Saat itu, Lapak Ganjar tengah memasuki promosi edisi tas.

"Untuk tambahan omzet, bertambah. Jadi yang mungkin dari tas hanya sambilan, yang tadinya satu minggu, dua (laku). Ini hampir setiap hari. Semakin bertambah setelah ikut di Lapak Ganjar. Untuk omzet juga ada tambahan sekitar 30-40 persen" kata Dyan ditemui di tempat usahanya di Sidoarjo, beberapa hari lalu.

ADVERTISEMENT

Menurut perempuan yang bertahun-tahun menjadi pengusaha ini, usahanya juga semakin dikenal usai ikut Lapak Ganjar. Untuk pangsa pasar tas ini, misalnya, semula pasarnya hanya lokal seperti Surabaya dan Jakarta. Namun saat ini, pangsa pasarnya kian berkembang seperti sampai melakukan pameran ke luar pulau di Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

"Pangsa pasarnya sampai ke luar pulau. Ada juga yang beli orang Singapura juga. Karena pameran di Batam. Dengan Singapura juga dekat. Diborong sama orang Singapura. Juga pernah dibeli dari Belanda," bebernya.

Selain itu, dia juga bisa membuka lapangan pekerjaan seiring berkembangnya usaha. Terutama, bagi mereka yang membutuhkan. Saat ini, Dyan telah mengajak tetangga hingga saudaranya untuk bersama membantunya. Total saat ini ada sekitar lima orang yang ikut bekerja.

Dia menilai, berdasarkan pengalaman yang dialaminya itu usai ikut Lapak Ganjar, usahanya berdampak pesat. Dyan pun berharap agar program Lapak Ganjar tetap berlanjut, supaya semakin banyak UMKM yang bisa merasakan manfaatnya.

"Dengan adanya program Lapak Ganjar, banyak menambah income atau ada tambahan. Sebaiknya, Lapak Ganjar memang diteruskan karena bisa membantu. Bisa menambah omzet. Jadi tolong, Lapak Ganjar ini jangan berhenti," harap Dyan.

Dyan menjelaskan sekilas tas kerajinannya, yaitu terbuat dari berbagai bahan. Seperti dari enceng gondok, serat nanas, hingga rotan. Kemudian, dia mengkreasikannya dengan mengolaborasikan dengan bahan lainnya. Misalnya, tas dari bahan enceng gondok supaya dapat memiliki nilai jual yang tinggi, dia berikan hiasan supaya bisa menambah nilai jual dan lebih estetik.

"Orang biasanya kalau beli tas rajutan kan biasa saja. Punya saya, saya kreasikan serat nanas, manik-manik, kristal supaya lebih kuat. Lebih ada keetnikannya. Tidak ada yang sama. Orang beli, bangga. Tidak ada yang nyamain," jelasnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sambangi Pengungsi Banjir di Purbalingga, Ganjar: Semoga Segera Pulih

Sambangi Pengungsi Banjir di Purbalingga, Ganjar: Semoga Segera Pulih

JAWA TENGAH
Tegas! PDIP Kembali Tolak Pilkada Tak Langsung lewat DPRD

Tegas! PDIP Kembali Tolak Pilkada Tak Langsung lewat DPRD

NASIONAL
PDIP: Warga Tolak Pilkada via DPRD Bukti Pemilih Indonesia Kritis

PDIP: Warga Tolak Pilkada via DPRD Bukti Pemilih Indonesia Kritis

NASIONAL
PDIP Minta Parpol Pendukung Pilkada lewat DPRD Baca Sejarah

PDIP Minta Parpol Pendukung Pilkada lewat DPRD Baca Sejarah

NASIONAL
Banjir Sumatera Tak Jadi Bencana Nasional, Ini Respons PDIP

Banjir Sumatera Tak Jadi Bencana Nasional, Ini Respons PDIP

NASIONAL
Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Ganjar: Pilkada Masih Lama

Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Ganjar: Pilkada Masih Lama

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon