ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ganjar Pranowo Sebut Pemberantasan Korupsi Jadi PR Reformasi

Sabtu, 13 Mei 2023 | 19:46 WIB
TH
FH
Penulis: Taufik Hidayat | Editor: FER
Calon presiden PDI Perjuangan sekaligus Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri), menyapa mahasiswa yang menghadiri Pameran Foto 25 Tahun Reformasi yang diadakan oleh Persatuan Nasional Aktivis 98 (Pena 98), di Graha Pena 98, Jakarta, Sabtu 13 Mei 2023.
Calon presiden PDI Perjuangan sekaligus Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri), menyapa mahasiswa yang menghadiri Pameran Foto 25 Tahun Reformasi yang diadakan oleh Persatuan Nasional Aktivis 98 (Pena 98), di Graha Pena 98, Jakarta, Sabtu 13 Mei 2023. (B Universe Photo / Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah yang juga calon presiden (Capres) PDIP, Ganjar Pranowo mengatakan, prioritas utama untuk menuntaskan reformasi adalah dengan melakukan pemberantasan korupsi.

Sebab, menurut Ganjar Pranowo, pemberantasan korupsi merupakan salah satu pekerjaan rumah (PR) yang mesti diselesaikan oleh pemerintah.

"Tadi ngobrol dari sana cerita apa yang dikeluhkan masyarakat yah kalau masyarakat bilang dulu mesti direformasi, pemerintahnya mesti bebas KKN. Hari ini, effort-nya mulai ada tapi korupsinya belum tuntas, itu PR bersama yang hari ini mesti dipikirkan oleh semuanya," kata Ganjar Pranowo, usai menghadiri Pameran Foto Peringatan 25 Tahun Reformasi, di Gedung Graha Pena 98, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/5/2023).

ADVERTISEMENT

Selain itu, Ganjar Pranowo juga menganggap proses reformasi birokrasi di daerah masih belum terlihat begitu maksimal dan mesti dilakukan evaluasi agar bisa menjadi lebih baik kedepannya.

Calon presiden PDI Perjuangan sekaligus Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan), menyapa mahasiswa yang menghadiri Pameran Foto 25 Tahun Reformasi yang diadakan oleh Persatuan Nasional Aktivis 98 (Pena 98), di Graha Pena 98, Jakarta, Sabtu 13 Mei 2023.
Calon presiden PDI Perjuangan sekaligus Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan), menyapa mahasiswa yang menghadiri Pameran Foto 25 Tahun Reformasi yang diadakan oleh Persatuan Nasional Aktivis 98 (Pena 98), di Graha Pena 98, Jakarta, Sabtu 13 Mei 2023.

"Kalau kita bicara sampai dengan otonomi daerah dulu dituntut hari berjalan dengan inovasi yang jauh lebih bagus, tapi tentu saja semua akan melakukan evaluasi mana yang the best dan memudian bisa diikuti. Reformasi birokrasi hari ini makin hari makin muncul di daerah dengan inovasi masing-masing, saya kira itu juga salah satu bagian yang tidak bisa kita tinggalkan," tambahnya.

Tidak hanya itu, Ganjar  juga menilai masih banyak catatan catatan terkait pelanggaran HAM yang saat ini masih belum juga terselesaikan.

"Namun, catatan-catatan pelanggaran HAM yang tadi diobrolkan ada 12 yang oleh pemerintah itu mesti diselesaikan jadi reformasi ini mesti kita tuntaskan karena belum tuntas," pungkasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sambangi Pengungsi Banjir di Purbalingga, Ganjar: Semoga Segera Pulih

Sambangi Pengungsi Banjir di Purbalingga, Ganjar: Semoga Segera Pulih

JAWA TENGAH
Tegas! PDIP Kembali Tolak Pilkada Tak Langsung lewat DPRD

Tegas! PDIP Kembali Tolak Pilkada Tak Langsung lewat DPRD

NASIONAL
PDIP: Warga Tolak Pilkada via DPRD Bukti Pemilih Indonesia Kritis

PDIP: Warga Tolak Pilkada via DPRD Bukti Pemilih Indonesia Kritis

NASIONAL
PDIP Minta Parpol Pendukung Pilkada lewat DPRD Baca Sejarah

PDIP Minta Parpol Pendukung Pilkada lewat DPRD Baca Sejarah

NASIONAL
Banjir Sumatera Tak Jadi Bencana Nasional, Ini Respons PDIP

Banjir Sumatera Tak Jadi Bencana Nasional, Ini Respons PDIP

NASIONAL
Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Ganjar: Pilkada Masih Lama

Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Ganjar: Pilkada Masih Lama

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon