ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pencapresan Ganjar Pranowo, Butet Kartaredjasa: Megawati Kelasnya Negarawan

Rabu, 7 Juni 2023 | 18:13 WIB
YP
R
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: RZL
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mendengar lagu “Ganjar Siji Ganjar Kabeh” yang dibawakan Seniman Yogyakarta Sri Krishna di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, 7 Juni 2023.
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mendengar lagu “Ganjar Siji Ganjar Kabeh” yang dibawakan Seniman Yogyakarta Sri Krishna di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, 7 Juni 2023. (Dok.PDIP)

Jakarta, Beritasatu.com - Budayawan Bambang Ekoloyo Butet Kartaredjasa, menyebut sikap-sikap politik yang telah ditunjukkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, bukanlah level atau pada tataran politisi pada umumnya. Menurut Buntet, Megawati sudah berada pada level makrifat politik atau setara seorang negarawan termasuk dalam pencapresan Ganjar Pranowo.

"Menurut saya ini ya, Bu. Kayaknya ini bukan sekadar politisi Ibu Megawati ini. Tapi, sudah makrifat politik. Makrifat politik itu levelnya negarawan kira-kira begitu," ujar Butet di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDIP, Gedung Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (7/6/2023).

Menurut Butet, kiprah dan sepak terjang Megawati termasuk pemikirannya, sudah jauh melangkah ke depan agar nasib bangsa dan generasi selanjutnya bisa melompat lebih maju. Menurut dia, Megawati susah tidak memikirkan dirinya sendiri, tetapi sudah melampaui hal tersebut.

ADVERTISEMENT

"Kalau negarawan kelasnya ini pasti bukan transaksional," tegas Butet.

Butet mengungkapkan level makrifat politik Megawati sudah terlihat jelas pada Pemilu 2014. Pada saat itu, kata dia, Megawati menugaskan Jokowi sebagai kader PDIP menjadi cawapres, mengalahkan ego dirinya.

"Nyatanya ya saya menyampaikan satu bukti yang saya apresiasi. Tahun 2014 misalnya, kalau saja Ibu Megawati ini memanjakan ego politiknya, saat itu Ibu maju sendiri itu jadi Presiden. Tapi tidak, Ibu menugasi Pak Jokowi sebagai kadernya," kata dia.

Begitu juga dalam menghadapi Pilpres 2024. Megawati, kata Butet, juga menunjukkan sikap negarawan dengan menunjukkan Ganjar Pranowo sebagai bakal Capres PDIP.

"Tahun ini kalau saja, masih juga egosentris dan belum level makrifat tentu mungkin Mbak Puan yang dipaksakan. Tapi, akhirnya kemarin kita lihat tanggal 21 April itu, Ganjar yang ditugasi oleh Ibu Megawati untuk menjadi Presiden Republik Indonesia berikutnya. Mosok kayak begitu transaksional, wong Ganjar neng kere," pungkas Butet.

Kehadiran Butet diketahui di sela- sela Rakernas III PDIP, mendampingi karibnya sesama seniman, Yogyakarta Sri Krishna Encik, untuk mengenalkan lagu 'Ganjar Siji, Ganjar Kabeh,'. Lagu tersebut merupakan dukungan kepada calon presiden yang diusung PDIP Ganjar Pranowo untuk menang di Pemilu 2024.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sambangi Pengungsi Banjir di Purbalingga, Ganjar: Semoga Segera Pulih

Sambangi Pengungsi Banjir di Purbalingga, Ganjar: Semoga Segera Pulih

JAWA TENGAH
Tegas! PDIP Kembali Tolak Pilkada Tak Langsung lewat DPRD

Tegas! PDIP Kembali Tolak Pilkada Tak Langsung lewat DPRD

NASIONAL
PDIP: Warga Tolak Pilkada via DPRD Bukti Pemilih Indonesia Kritis

PDIP: Warga Tolak Pilkada via DPRD Bukti Pemilih Indonesia Kritis

NASIONAL
PDIP Minta Parpol Pendukung Pilkada lewat DPRD Baca Sejarah

PDIP Minta Parpol Pendukung Pilkada lewat DPRD Baca Sejarah

NASIONAL
Banjir Sumatera Tak Jadi Bencana Nasional, Ini Respons PDIP

Banjir Sumatera Tak Jadi Bencana Nasional, Ini Respons PDIP

NASIONAL
Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Ganjar: Pilkada Masih Lama

Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Ganjar: Pilkada Masih Lama

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon