12 Kabupaten di Papua Rawan Konflik Saat Pemilu 2024, Ini Daftarnya
Selasa, 11 Juli 2023 | 09:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 12 kabupaten di Papua masuk dalam kategori rawan konflik selama pelaksanaan Pemilu 2024. Hal ini berdasarkan pemetaan yang dilakukan Polda Papua.
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan, sistem noken menjadi salah satu pemicu terjadinya konflik, bahkan hingga berpotensi menimbulkan korban jiwa. Untuk itu, Kapolda menyarankan perlunya mengurangi penggunaan sistem noken.
"Dalam sistem noken, para pelaku politik dapat merebut suara yang tersisa, dan hal ini menjadi perhatian serius bagi keamanan dan keselamatan masyarakat karena mereka merebut sisa suara para pelaku politik ini ia memasarkan pemilu ini kalau bisa one man one vote atau satu orang satu suara," kata Mathius dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/7/2023).
Dikatakan Mathius, 12 kabupaten rawan konflik itu menjadi perhatian khusus Polda Papua. Polda Papua juga berharap KPU dan Bawaslu untuk mengawasi daftar pemilih tetap.
"Pemerintah daerah setempat bersama komisioner KPU dan Bawaslu untuk dapat mengontrol daftar pemilih tetap, kalau bisa pemilu dilakukan one man one vote atau satu orang satu suara," ucapnya.
Berikut daftar wilayah di Papua yang rawan konflik saat Pemilu 2024:
1. Kabupaten Intan Jaya
2. Kabupaten Dogiyai, Deiyai
3. Kabupaten Puncak
4. Kabupaten Nduga
5. Kabupaten Lanny Jaya
6. Kabupaten Puncak Jaya
7. Kabupaten Yahukimo
8. Kabupaten Pegunungan
9. Kabupaten Jayawijaya
10. Kabupaten Tolikara
11. Kabupatrn Bintang
12. Kabupaten Yalimo
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




