ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

KPU Selenggarakan Indonesia Election Visit Program

Senin, 12 Februari 2024 | 18:49 WIB
HH
DM
Penulis: Helmut Timothy Hansel | Editor: DM
Hasyim Asy'ari.
Hasyim Asy'ari. (Antara/Aditya Pradana Putra)

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyelenggarakan Indonesia Election Visit Program (IEVP) yang akan berlangsung pada 12-15 Februari 2024.

Ketua KPU Hasyim Asy'ari mengatakan, program tersebut, untuk memberikan kesempatan kepada berbagai pihak seperti perwakilan negara sahabat, NGO, dan pihak lainnya dalam mengikuti perkembangan pemilu di Indonesia.

"Dalam rangka memberikan kesempatan berbagai pihak secara terorganisasi untuk mengikuti perkembangan penyelenggaraan pemilu seluruh Indonesia mulai dari perhitungan surat suara di TPS, konsepnya, KPU mengundang negara sahabat (election management body) untuk menyaksikan pemungutan suara di Indonesia," bebernya di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2024).

ADVERTISEMENT

Hasyim mengatakan, kegiatan akan diisi seminar internasional, kunjungan beberapa tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di tiga provinsi di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

"Kegiatan dimulai nanti malam, pembukaan besok pagi ada seminar internasional dan kunjungan ke beberapa tempat dan di KPU juga, pada hari H diorganisir secara tim untuk melihat penghitungan surat suara di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten, tiga provinsi itu," ujarnya.

Pemilu di Indonesia, menurut Hasyim, merupakan salah satu negara penyelenggara pemilu terbesar di dunia setelah India dan Amerika Serikat. Selain itu, negara yang mempraktikkan sistem politik elektoral.

"Pemilu di Indonesia dari segi populasi termasuk pemilu terbesar di dunia setelah India dan US. Kita yang mempraktikkan demokrasi elektoral dan penting mengabarkan kepada warga global Indonesia mempraktikkan politik elektoral," tuturnya.

Hasyim menjelaskan, di antara negara  anggota G-20, ada sembilan negara yang menyelenggarakan pemilihan umum. Hal tersebut, akan mewarnai proses demokrasi global dan berkontribusi perkembangan ekonomi secara global.

"G-20 ada 9 negara yang menyelenggarakan pemilu, terakhir Amerika Serikat pada November 2024 dan ini akan mewarnai demokrasi global dan memberikan kontribusi perkembangan ekonomi global," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

NASIONAL
KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

NASIONAL
Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon