Masyarakat Keluhkan Penghapusan Rute 5D Transjakarta Cililitan-Ancol
Minggu, 2 Maret 2025 | 11:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) resmi menghapus rute 5D Cililitan-Ancol sejak 28 Februari 2025. Penghapusan ini dilakukan untuk mengurangi beban di halte Cawang Sentral, Jakarta Timur, terutama pada jam sibuk.
Namun, mayoritas masyarakat kurang setuju dengan penghapusan rute ini karena dianggap kurang efektif dan pengguna Transjakarta rute tersebut harus transit di halte yang lebih jauh.
"Kemarin sempat mendengar tentang penghapusan rute ini, memang agak ribet karena harus transit terlebih dahulu ke Kampung Melayu," ujar Adi, seorang pengguna Transjakarta, saat ditemui di Halte Cililitan, Jakarta Timur, Minggu (2/3/2025).
Adi berharap rute Cililitan-Ancol dapat dipertahankan karena dapat menghemat waktu perjalanan, terutama bagi masyarakat yang sering menuju Ancol.
Senada dengan Adi, Ine, pengguna Transjakarta lainnya juga merasa penghapusan rute ini cukup merepotkan. Ia berharap Transjakarta dapat menambah armada yang menuju Cililitan agar penumpang tidak perlu melakukan transit terlebih dahulu.
Dengan penghapusan rute ini, pengguna Transjakarta dari Cililitan yang ingin menuju Ancol kini harus menaiki bus koridor 7 menuju halte Kampung Melayu, dan kemudian melanjutkan perjalanan dengan bus koridor 5 dari Kampung Melayu menuju Ancol.
Transjakarta sebelumnya mengumumkan penghentian operasional rute 5D Cililitan-Ancol. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Transjakarta, @infotije.
BACA JUGA
Bus Listrik TransJakarta Besutan VKTR dan Karoseri Laksana Miliki Nilai TKDN Lebih dari 40 Persen
"Sahabat TiJe, layanan Transjakarta rute 5D Cililitan-Ancol akan beroperasi terakhir pada Jumat, 28 Februari 2025," tulis manajemen Transjakarta dalam unggahan di Instagramnya.
Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Ayu Wardhani mengatakan, dengan dihentikannya rute ini diharapkan layanan di Halte Cawang Sentral dapat menjadi lebih optimal.
"Pengurangan rute Transjakarta 5D bertujuan untuk mengurangi beban di halte Cawang Sentral, yang pada pagi dan sore hari sering kali mengalami antrean panjang, hanya untuk naik dan turun penumpang," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




