Polri Terapkan Contraflow di Jalan Tol Jagorawi Arah Puncak
Sabtu, 7 Juni 2025 | 11:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepolisian RI akan melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) lawan arah atau contraflow di Jalan Tol Jagorawi arah Puncak. Kebijakan ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi peningkatan lalu lintas saat libur Iduladha.
"Jasa Marga berlakukan contraflow mulai dari Km 44+400 sampai Km 46+400 ruas Tol Jagorawi arah Puncak sejak pukul 06.15 WIB," ujar Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Alvin Andituahta Singarimbun, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (7/6/2025).
Oleh karena itu, para pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi rute perjalanan mereka, sehingga bisa mengoptimalkan rekayasa lalu lintas yang tengah berlaku.
Selain itu, dia juga meminta pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol.
Sekadar informasi, PT Jasa Marga (Persero) mencatat sebanyak 204.385 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-1 periode libur panjang Iduladha atau pada Kamis (5/7/2025).
Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung)
Jasa Marga terus memastikan layanan operasional jalan tol Jasa Marga Grup pada masa libur panjang Iduladha berjalan optimal.
Yang menjadi perhatian utama yaitu ruas jalan tol yang berpotensi menjadi destinasi wisata favorit pengguna jalan saat libur panjang, di antaranya Jalan Tol Jagorawi untuk arah Puncak dan sekitarnya, serta Jakarta-Cikampek dan Cipularang untuk yang menuju arah Trans Jawa dan Bandung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




