Suasana Haru Pemakaman Yoga, Pegawai KKP Korban Pesawat ATR 42
Minggu, 25 Januari 2026 | 14:12 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Jenazah Yoga Noval, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, dimakamkan di TPU Malaka, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Minggu (25/1/2026) pagi. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan diwarnai isak tangis keluarga serta kerabat yang memberikan penghormatan terakhir.
Yoga Noval merupakan salah satu penumpang dalam penerbangan nahas milik Indonesia Air Transport (IAT) yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, pada pertengahan Januari lalu. Setelah melalui proses identifikasi yang panjang, jenazah akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.
Peti jenazah tiba di tempat pemakaman untuk disemayamkan setelah berhasil teridentifikasi oleh tim medis. Isak tangis keluarga pecah saat peti mulai diturunkan ke liang lahat. Sejumlah rekan kerja dari KKP dan kerabat dekat tampak hadir, saling menguatkan di tengah duka mendalam atas kepergian almarhum yang dikenal berdedikasi tinggi.
"Kami berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi keluarga dan rekan sejawat," ujar salah satu kerabat di lokasi pemakaman.
Kronologi Kecelakaan Pesawat IAT PK-THT
Tragedi ini bermula ketika pesawat ATR 42-500 dengan kode registrasi PK-THT milik Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026. Pesawat tersebut mengangkut total sepuluh orang, yang terdiri dari tiga penumpang dan tujuh kru.
Pesawat berangkat dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, dengan tujuan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Namun, pesawat tersebut ditemukan jatuh di kawasan terpencil Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Penyelidikan mengenai penyebab pasti kecelakaan hingga kini masih terus dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




