ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Pangan Jakarta Diprediksi Turun Pekan Ke-3 Ramadan

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:35 WIB
AT
DM
Penulis: Andrew Tito | Editor: DM
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memprediksi harga pangan di ibu kota akan mulai mengalami penurunan memasuki pekan ketiga Ramadan 1447 Hijriah. Menurut Rano, kenaikan harga kebutuhan pokok pada awal Ramadan merupakan pola yang kerap terjadi setiap tahun. Namun, tren tersebut biasanya mereda setelah memasuki pertengahan bulan puasa.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memprediksi harga pangan di ibu kota akan mulai mengalami penurunan memasuki pekan ketiga Ramadan 1447 Hijriah. Menurut Rano, kenaikan harga kebutuhan pokok pada awal Ramadan merupakan pola yang kerap terjadi setiap tahun. Namun, tren tersebut biasanya mereda setelah memasuki pertengahan bulan puasa. (Antara/Lia Wanadriani Santosa)

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memprediksi harga pangan di ibu kota akan mulai mengalami penurunan memasuki pekan ketiga Ramadan 1447 Hijriah. 

Menurut Rano, kenaikan harga kebutuhan pokok pada awal Ramadan merupakan pola yang kerap terjadi setiap tahun. Namun, tren tersebut biasanya mereda setelah memasuki pertengahan bulan puasa.

“Harga kebutuhan pokok biasanya naik pada awal Ramadan. Namun, menjelang pekan ke-3, harga mulai turun,” ujarnya di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

ADVERTISEMENT

Untuk menjaga stabilitas harga pangan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap menggelar operasi pasar. Langkah ini bertujuan memastikan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri. Meski demikian, jadwal dan lokasi operasi pasar masih akan diumumkan lebih lanjut.

Selain itu, Perumda Pasar Jaya berencana menggelar sekitar 500 kali pasar murah menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Program ini diharapkan mampu menahan lonjakan harga sekaligus menjaga daya beli warga.

Sementara itu, hasil monitoring lapangan yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta ke sejumlah pasar, seperti Pasar Induk Kramat Jati, Pasar Kramat Jati, dan Pasar Minggu, menunjukkan adanya kenaikan signifikan pada komoditas cabai rawit merah.

Per 13 Februari 2026, harga cabai rawit merah tercatat Rp 95.966 per kilogram (naik Rp 2.587). Kenaikan juga terjadi pada sejumlah komoditas lain, seperti cabai merah Rp 51.600 per kg (naik Rp 1.064), daging sapi Rp 141.538 per kg (naik Rp 856), dan telur ayam Rp 31.310 per kg (naik Rp 116).

Kenaikan harga dipicu curah hujan tinggi di daerah sentra produksi yang mengganggu panen dan distribusi. Selain itu, sebagian petani juga mulai mengurangi aktivitas menjelang Ramadan.

Meski demikian, harga cabai rawit merah diprediksi kembali turun setelah curah hujan berkurang dan masa libur petani berakhir. Dengan kombinasi operasi pasar dan pasar murah, Pemprov DKI optimistis stabilitas harga pangan Ramadan 2026 tetap terjaga.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ketupat Sayur hingga Timphan, Ini 7 Kuliner Khas Lebaran di Indonesia

Ketupat Sayur hingga Timphan, Ini 7 Kuliner Khas Lebaran di Indonesia

NASIONAL
5 Permainan Ramah Anak Seru Saat Lebaran, Minim Paparan Gadget

5 Permainan Ramah Anak Seru Saat Lebaran, Minim Paparan Gadget

NASIONAL
Ucapkan Selamat Idulfitri 2026, Prabowo: Mari Kita Perkuat Kebersamaan

Ucapkan Selamat Idulfitri 2026, Prabowo: Mari Kita Perkuat Kebersamaan

NASIONAL
Momen Prabowo, Didit, dan Titiek Soeharto Kumpul Bareng Akhir Ramadan

Momen Prabowo, Didit, dan Titiek Soeharto Kumpul Bareng Akhir Ramadan

NASIONAL
Gelar Salat Id Perdana, Masjid Negara IKN Siap Tampung 7.500 Jemaah

Gelar Salat Id Perdana, Masjid Negara IKN Siap Tampung 7.500 Jemaah

NASIONAL
317.666 Personel Polri Amankan Malam Takbiran hingga Salat Id

317.666 Personel Polri Amankan Malam Takbiran hingga Salat Id

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT