Polisi Jaga Wilayah 'War' Takjil Selama Ramadan
Rabu, 18 Februari 2026 | 15:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Jelang awal puasa Rmadan 1447 hijriah, biasanya warga membanjiri tempat penjualan takjil atau war takjil. Polisi siapkan personel di titik-titik rawan macet tempat penjualan takjil tersebut di Jakarta.
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mulai menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas. Salah satunya dengan memetakan titik-titik yang rawan macet selama bulan puasa.
Selain itu, titik-titik yang ramai pedagang takjil atau bazar Ramadan juga masuk pemetaan. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. “Area-area yang biasanya dipadati penjual takjil sudah kami catat. Titik ini berpotensi mengganggu arus lalu lintas,” terang Kabag Binopsnal Ditlantas Kompol Robby Hefados.
Ia menjelaskan, pola pergerakan warga saat Ramadan bakal berbeda dari hari biasa. Menurutnya, kepadatan pagi diperkirakan muncul lebih siang, yakni mulai pukul 09.00–10.00 WIB.
“Dengan adanya kebijakan WFA dan perkantoran yang mulai lebih siang, aktivitas masyarakat di jalan pun baru meningkat sekitar jam 09.00 WIB sampai 10.00 WIB pagi,” ujar Robby kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).
Prediksi kepadatan juga berubah di sore hari. Robby mengatakan, kendaraan mulai menumpuk lebih awal karena warga bergegas menuju tempat berbuka puasa bersama keluarga. Kepadatan diperkirakan sudah terjadi sejak pukul 15.00 WIB, terutama ke arah Bekasi dan kawasan selatan Jakarta.
Robby menekankan bahwa pihaknya akan menyesuaikan pengaturan lalu lintas dengan pola pergerakan warga selama Ramadan, agar mobilitas tetap lancar meski aktivitas masyarakat meningkat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




