Pramono Khawatir Perang Iran Pengaruhi Jakarta
Selasa, 3 Maret 2026 | 06:15 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung menyoroti potensi dampak konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap kondisi ekonomi, khususnya di Ibu Kota.
Pernyataan itu disampaikan Pramono seusai meresmikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Thamrin di Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026) petang. Ia berharap konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah tidak berlangsung lama karena berpotensi memengaruhi harga barang dan jasa.
“Mudah-mudahan perang ini tidak berlangsung lama. Kalau berlangsung lama, pasti akan berdampak pada barang dan jasa,” ujar Pramono.
Menurut Pramono, konflik berkepanjangan berisiko mengganggu rantai pasok global (supply chain), terutama karena jalur perdagangan dunia banyak melewati Selat Hormuz.
“Hampir lebih dari 30% distribusi minyak dunia melewati Selat Hormuz. Kalau jalur itu terganggu atau bahkan ditutup akibat eskalasi konflik, maka ongkos distribusi barang akan meningkat dan dampaknya tentu pada harga,” katanya.
Ia menegaskan, kenaikan biaya distribusi akan memperpanjang rantai pasok dan berpotensi memicu kenaikan harga barang dan jasa, termasuk di Jakarta.
Selain mewaspadai dampak global, Pramono meminta jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta bersiap menghadapi potensi krisis dan kelangkaan produk tertentu.
Ia menekankan pentingnya perencanaan matang serta langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global.
Sebagai contoh, Pemprov Jakarta telah mengantisipasi lonjakan kebutuhan saat Ramadan dan Idulfitri dengan mendatangkan 7.500 ekor sapi dalam kuota tahun ini. Sebanyak 2.000 ekor di antaranya didatangkan menjelang Ramadan dan Idulfitri.
“Ini cara kita supaya harga daging tidak mengalami kenaikan, dan alhamdulillah sampai hari ini tidak mengalami kenaikan,” ujarnya.
Pramono menegaskan kesiapsiagaan menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama di tengah dinamika konflik Iran-AS-Israel yang berpotensi memengaruhi harga energi dan distribusi global.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




