ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

WFH ASN Pengaruhi Pengguna Commuter Line

Jumat, 17 April 2026 | 14:49 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Layanan KAI Commuter Line.
Layanan KAI Commuter Line. (KAI Commuter Line/DOK)

Jakarta, Beritasatu.com – Kebijakan work from home (WFH) yang dilakukan memengaruhi pergerakan pengguna Commuter Line. WFH yang diterapkan untuk aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat telah menurunkan jumlah pengguna Commuter Line.

Khusus pada kebijakan WFH ASN setiap hari Jumat, Commuter Line tetap menjadi transportasi pilihan masyarakat selain ASN untuk beraktivitas. Sebagai gambaran, pada Jumat (10/4/2026) jumlah penumpang mencapai 1.041.319 orang, sedangkan sebelum WFH pada Senin (6/4/2026) sebanyak 1.122.611 orang.

Pola persebaran pengguna Commuter Line Jabodetabek pada kebijakan WFH ASN ini terjadi pada pagi dan sore hari yang biasanya menjadi waktu mobilitas para ASN.

“Pada jam sibuk pagi hingga pukul 10.00 WIB Jumat ini, tercatat pengguna yang naik Commuter Line Jabodetabek sebanyak 300.180 orang. Angka tersebut menurun 20% dibandingkan Jumat sebelum kebijakan WFH ASN, atau sebanyak 376.186 orang,” ujar Karina dalam keterangan tertulis.

ADVERTISEMENT

Dari pantauan stasiun keberangkatan seperti Stasiun Bogor, hingga pukul 10.00 WIB, jumlah pengguna pada hari penerapan kebijakan WFH ASN tercatat sebanyak 7.484 orang atau turun 29,3%.

Sementara itu, di Stasiun Bekasi terjadi penurunan sebesar 27,2% dengan total 16.825 pengguna. Sedangkan di Stasiun Sudimara, pada pagi hari tercatat penurunan volume pengguna sebesar 32,5% atau sebanyak 8.958 orang.

Meskipun terjadi penurunan volume pengguna akibat kebijakan WFH ASN, KAI Commuter tetap mengoperasikan perjalanan Commuter Line secara normal. Sebanyak 1.065 perjalanan per hari tetap disiagakan untuk melayani masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.

Sebagai informasi, selain layanan Jabodetabek, KAI Commuter juga melayani kawasan penyangga Jakarta seperti Commuter Line Basoetta dan Commuter Line Merak. Volume pengguna kedua layanan tersebut terus menunjukkan peningkatan.

Salah satunya Commuter Line Basoetta yang menghubungkan wilayah Kota Tangerang dengan Bandara Soekarno-Hatta.

Pada triwulan I 2026, jumlah pengguna Commuter Line Basoetta tercatat sebanyak 640.510 orang, meningkat 23,8% dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 517.166 pengguna. Selain menuju bandara, layanan ini juga dimanfaatkan masyarakat Tangerang sebagai alternatif transportasi menuju pusat perkantoran di Jakarta.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemadaman Listrik di Surabaya Sempat Ganggu Stasiun dan Fasilitas Umum

Pemadaman Listrik di Surabaya Sempat Ganggu Stasiun dan Fasilitas Umum

JAWA TIMUR
KAI Tak Lagi Sekadar Transportasi, Kini Jadi Benchmark Layanan Publik

KAI Tak Lagi Sekadar Transportasi, Kini Jadi Benchmark Layanan Publik

NASIONAL
KAI Luncurkan Gerbong Khusus Petani di KA Cikuray Garut-Pasar Senen

KAI Luncurkan Gerbong Khusus Petani di KA Cikuray Garut-Pasar Senen

JAWA BARAT
KAI-Kemenhub Tingkatkan Kapasitas KRL Tanah Abang–Rangkasbitung

KAI-Kemenhub Tingkatkan Kapasitas KRL Tanah Abang–Rangkasbitung

NASIONAL
Pasar Senen Jadi Favorit, Ini Stasiun KA Terpadat Saat Long Weekend

Pasar Senen Jadi Favorit, Ini Stasiun KA Terpadat Saat Long Weekend

MULTIMEDIA
KAI Targetkan Pendapatan Rp 66 Triliun pada 2030

KAI Targetkan Pendapatan Rp 66 Triliun pada 2030

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon