Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya
Jumat, 19 Juni 2026 | 05:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas dan layanan transportasi guna mendukung penyelenggaraan Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 yang akan berlangsung di plaza selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat (19/6/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB dan diperkirakan dihadiri sekitar 20.000 jemaah dari Jakarta serta wilayah sekitarnya.
Kepala Dishub Jakarta Budi Awaluddin mengatakan pihaknya akan menyiagakan 88 petugas di sejumlah lokasi untuk memastikan kelancaran mobilitas peserta kegiatan maupun masyarakat yang melintas di kawasan Monas dan sekitarnya.
“Kami telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat,” ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Menurut Budi, pengaturan lalu lintas akan diberlakukan secara situasional di Jalan Medan Merdeka Selatan sisi utara, terutama bagi kendaraan yang bergerak dari arah barat (Tanah Abang) maupun utara (Kota) menuju timur (Senen).
Dishub Jakarta juga menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi pengguna jalan. Kendaraan dari Harmoni menuju Bundaran HI dapat melintas melalui Jalan Majapahit, Jalan Medan Merdeka Barat, dan Jalan MH Thamrin. Sementara pengguna jalan dari Harmoni menuju Tugu Tani dapat menggunakan rute Jalan Ir H Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Taman Pejambon, Jalan Pejambon, Jalan Medan Merdeka Timur, hingga Jalan MI Ridwan Rais.
Adapun kendaraan dari Harmoni menuju Stasiun Gambir diarahkan melalui Jalan Majapahit, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Kebon Sirih, Jalan MI Ridwan Rais, dan Jalan Medan Merdeka Timur.
Bagi pengguna jalan dari Bundaran HI menuju Harmoni, rute alternatif yang dapat digunakan yakni melalui Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, dan Jalan Majapahit atau melalui Jalan MH Thamrin, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis, hingga Jalan Majapahit.
Sementara itu, kendaraan dari Bundaran HI menuju Senen dapat melintasi Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Majapahit, Jalan Ir H Juanda, Jalan Pos, Jalan DR Sutomo, dan Jalan Gunung Sahari Raya. Pengguna jalan dari Tanah Abang menuju Tugu Tani dapat menggunakan Jalan Jatibaru Raya dan Jalan Kebon Sirih.
Untuk arah sebaliknya, kendaraan dari Tugu Tani menuju Tanah Abang dapat melintas melalui Jalan M.I. Ridwan Rais, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Majapahit, dan Jalan Abdul Muis. Sedangkan kendaraan dari Kramat atau Salemba menuju Tanah Abang diarahkan melalui Jalan Kramat Raya, Jalan Pasar Senen, Jalan Gunung Sahari Raya, Jalan Budi Utomo, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, Jalan Ir H Juanda, hingga Jalan Suryopranoto.
Pada sisi lain, Pemerintah Provinsi Jakarta menyebut Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi merupakan bentuk penghormatan kepada para ulama dan habaib Betawi yang telah memberikan kontribusi besar dalam dakwah, pendidikan keagamaan, serta pembangunan sosial kemasyarakatan di Jakarta.
“Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan mendalam kepada para ulama dan habaib Betawi yang telah berjasa besar dalam dakwah, pendidikan keagamaan, serta pembangunan sosial kemasyarakatan di Jakarta,” kata Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim.
Mengusung tema “Memperkuat Harmoni Keagamaan di Tengah Keberagaman, Transformasi Jakarta Menuju Kota Global”, acara tersebut akan menghadirkan sejumlah ulama dan habaib Jakarta, termasuk habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




