Pertamina, Repsol, dan Sonatrach Perpanjang Kerja Sama Migas di Aljazair Senilai US$ 800 Juta
Jumat, 16 Juni 2023 | 22:39 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Pertamina Internasional EP (PIEP) yang beroperasi di Aljazair melalui PT Pertamina Algeria EP (PAEP) telah memperpanjang kontrak baru untuk kegiatan hidrokarbon di Menzel Lejmat Nord (MLN), Blok 405 sesuai dengan peraturan Aljazair Nomor 19-13 yang mengatur aktivitas sektor hidrokarbon. Penandatanganan kontrak dilakukan di kantor pusat Sonatrach pada hari Kamis, 15 Juni 2023.
Perpanjangan kontrak ini dilakukan karena PIEP bersama dengan mitra mereka, Sonatrach dan Repsol Exploracion 405a SA, dianggap mampu mengoperasikan blok onshore minyak dan gas dengan baik. Dengan kepercayaan ini, kontrak bagi hasil yang ditandatangani merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman yang disepakati antara ketiga perusahaan pada tanggal 28 September 2022.
Kerja sama operasional di bawah kontrak tersebut mencakup lapangan MLN dan sembilan lapangan lainnya yang meliputi unitisasi Ourhoud dan El Merk.
Program kerja tersebut terutama melibatkan pengeboran 12 sumur minyak dan sumur injeksi air, penyambungan sumur pengembangan baru, dan pembangunan unit ekstraksi LPG serta proyek akuisisi seismik 3D WAG (Water Alternating Gas). Selain itu, program ini juga mencakup proyek produksi energi tenaga surya.
Total investasi yang direncanakan untuk pengembangan ini diperkirakan mencapai lebih dari US$ 800 juta, dengan jumlah sumber daya yang hampir mencapai 150 juta barel setara minyak.
Penandatanganan kontrak ini dilakukan sesuai dengan keinginan ketiga mitra untuk merealisasikan kegiatan tersebut dalam cakupan kontrak MLN dan untuk memperkuat kerja sama di bidang eksplorasi dan produksi hidrokarbon.
Penandatanganan kontrak ini disaksikan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati; Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi, Wiko Migantoro; Direktur Utama PT Pertamina Internasional EP, Jaffee A. Suardin; CEO Grup Sonatrach, Toufik Hakkar, serta mitra lainnya, Repsol Aljazair dan otoritas Aljazair.
Nicke Widyawati menyampaikan apresiasi atas kelanjutan kerja sama ini. "Setelah persiapan kontrak yang matang, Pertamina dan para mitra akhirnya sepakat untuk menjalankan operasi migas baru di Aljazair. Komitmen jangka panjang kami akan membawa kami pada perjalanan baru dan menarik, memperkuat jejak global kami bersama Sonatrach dan Repsol," ungkapnya dalam keterangan resmi pada hari Jumat, 16 Juni 2023.
Jaffee A Suardin mengungkapkan PIEP berpotensi menghasilkan produksi puncak di blok 405a sebesar 36.000 BOEPD serta membuka peluang baru pengembangan di wilayah sekitar dalam 25 tahun ke depan (dan potensi tambahan 10 tahun perpanjangan kontrak). "Hal ini mencerminkan proyeksi kami yang kuat ke depannya sejalan dengan strategi utama Pertamina menjadi perusahaan energi kelas dunia," papar Jaffee.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
Persiapkan Pemimpin Masa Depan, Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus-Kampus di Indonesia
EKONOMIBERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




