The Fed Indikasikan Suku Bunga Naik 2 Kali Lagi hingga Akhir 2023
Kamis, 22 Juni 2023 | 07:21 WIB
Washington, Beritasatu.com - Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, pada hari Rabu (21/6/2023) menegaskan bahwa kemungkinan akan ada peningkatan suku bunga lebih lanjut untuk menurunkan inflasi lebih dalam lagi.
Minggu lalu, pejabat Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun untuk tidak menaikkan suku bunga. Powell mengindikasikan bahwa keputusan tersebut kemungkinan hanya jeda sementara daripada indikasi bahwa Fed telah selesai menaikkan suku bunga.
"Hampir semua peserta FOMC berharap bahwa akan tepat untuk menaikkan suku bunga sedikit lebih tinggi pada akhir tahun," kata Powell dalam pidato yang akan dia sampaikan kepada Komite Jasa Keuangan DPR AS. Pidato tersebut merupakan bagian dari laporan rutin semesteran kepada anggota parlemen mengenai kebijakan moneter.
Setelah pertemuan FOMC selama dua hari pekan lalu, pejabat-pejabat mengindikasikan bahwa mereka memperkirakan akan ada peningkatan suku bunga sebesar 0,5 poin persentase hingga akhir tahun 2023. Hal ini mengindikasikan dua kenaikan tambahan, dengan asumsi kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin. Suku bunga pinjaman acuan Fed saat ini berada pada kisaran antara 5% hingga 5,25%.
Menyadari bahwa inflasi telah mereda namun "masih berada di atas" target 2% Fed, Powell mengatakan bahwa bank sentral masih memiliki pekerjaan lebih lanjut untuk dilakukan.
"Inflasi telah sedikit mereda sejak pertengahan tahun lalu," katanya, dikutip dari CNBC Internasional. "Namun demikian, tekanan inflasi terus tinggi, dan proses untuk menurunkan inflasi kembali ke 2% masih membutuhkan waktu yang lama."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




