ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pembiayaan ESG Bank Mandiri Tembus Rp 242 Triliun di Semester I 2023

Rabu, 2 Agustus 2023 | 11:25 WIB
YM
YM
Penulis: Yurike Metriani | Editor: YM
(Kiri-kanan): Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Sigit Prastowo, Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar, Direktur Information Technology Bank Mandiri Timothy Utama pada saat Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan II 2023 Bank Mandiri pada Senin (31/7/2023) di Jakarta.
(Kiri-kanan): Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Sigit Prastowo, Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar, Direktur Information Technology Bank Mandiri Timothy Utama pada saat Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan II 2023 Bank Mandiri pada Senin (31/7/2023) di Jakarta. (Bank Mandiri)

Jakarta, Beritasatu.comBank Mandiri konsisten mendukung prinsip Environment, Social, dan Governance (ESG) dalam seluruh lini bisnis. Hasilnya, bank berlogo pita emas ini telah menyalurkan kredit berkelanjutan sesuai dengan penerapan pembiayaan berkelanjutan sesuai POJK 51/2017 untuk penyaluran Sustainable Portofolio sebesar Rp 242 triliun per Juni 2023.
Rinciannya, sebanyak Rp 115 triliun untuk pembiayaan ke sektor ekonomi hijau dan sektor sosial senilai Rp 127 triliun. Penyaluran kredit ke sektor ESG ini berkontribusi sebesar 24,6 persen dari total penyaluran kredit Bank Mandiri secara bank only per Semester 1 tahun 2023.

"Kami akan terus meningkatkan pembiayaan di sektor terkait ESG ini demi masa depan yang lebih baik, antara lain berpartisipasi aktif mewujudkan bebas emisi atau net zero emission (NZE) pada 2060," papar Alexandra Askandar Wakil Direktur Utama Bank Mandiri di Jakarta (31/7/2023).

Alexandra melanjutkan, untuk sektor ekonomi hijau, bank bersandi saham BMRI ini membiayai proyek pembangunan energi terbarukan sebesar Rp 8,9 triliun yang tumbuh 87,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Inisiatif ini memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai pelopor dan first mover di sektor perbankan dalam penerapan ESG.

ADVERTISEMENT

Pada segmen ritel, Bank Mandiri menyalurkan pembiayaan kepemilikan kendaraan listrik sebesar Rp 197 miliar, sedangkan penyaluran kredit untuk keseluruhan ekosistem sektor transportasi ramah lingkungan, nilainya mencapai Rp 3,2 triliun. Tak kalah pentingnya, komitmen yang direalisasikan Bank Mandiri tersebut sejalan dengan kebijakan taksonomi hijau Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang mengacu pada Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) Indonesia. ENDC merupakan dokumen komitmen Indonesia terhadap aksi iklim yang dikomunikasikan kepada dunia melalui United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC).

"Jadi, beragam inisiatif ESG yang dijalankan Bank Mandiri memiliki pijakan yang jelas. Bukan hanya komitmen internal, tetapi juga sejalan dengan ketentuan regulator dan kesepakatan global," tegas Alexandra.

186 Ribu Perempuan Berkembang Bersama Bank Mandiri

Berkenaan dengan sektor sosial, total pembiayaan yang telah disalurkan sepanjang semester I 2023 mencapai Rp 127 triliun atau 12,9 persen dari total pembiayaan Bank Mandiri secara individual. Pinjaman tersebut telah disalurkan, antara lain untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp 59,8 triliun kepada lebih dari 2,69 juta debitur. Penyaluran kredit berbunga rendah ini disalurkan ke sektor prioritas pemerintah yaitu KUR pertanian dan nelayan. Rinciannya, untuk KUR sektor pertanian mencapai Rp 4,6 triliun dan nelayan Rp 283 miliar.

Selain itu, Bank Mandiri juga menyalurkan pembiayaan ke 186 ribu perempuan, yaitu ibu rumah tangga yang tinggal di pedesaan melalui anak perusahaan Mandiri Capital Indonesia yang berkolaborasi dengan Amartha. Langkah ini bertujuan untuk membuka akses masyarakat pedesaan pada layanan dasar (access to basic services) bank sekaligus program inklusi keuangan ke daerah.

Pengembangan program inklusi keuangan tersebut, lanjut Alexandra, ditujukan agar masyarakat memiliki akses terhadap layanan keuangan (access to finance). Melalui kolaborasi dengan layanan penyedia jasa teknologi keuangan atau financial technology, Bank Mandiri juga telah menyalurkan pinjaman sekitar Rp 2,83 triliun kepada 206.481 nasabah.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Vale Raih Pinjaman Rp 12 T untuk Dorong Hilirisasi Nikel Berkelanjutan

Vale Raih Pinjaman Rp 12 T untuk Dorong Hilirisasi Nikel Berkelanjutan

EKONOMI
OJK Rilis Roadmap 2026-2030 untuk Perkuat Pasar Modal dan Derivatif

OJK Rilis Roadmap 2026-2030 untuk Perkuat Pasar Modal dan Derivatif

EKONOMI
Kemenperin Pastikan Layanan Publik Optimal di Tengah Fleksibilitas ASN

Kemenperin Pastikan Layanan Publik Optimal di Tengah Fleksibilitas ASN

EKONOMI
Surveyor Indonesia dan ICDX Perkuat Ekosistem REC Nasional

Surveyor Indonesia dan ICDX Perkuat Ekosistem REC Nasional

EKONOMI
NHM Pulihkan 232,69 Hektar Lahan Bekas Tambang, Tegaskan Komitmen ESG

NHM Pulihkan 232,69 Hektar Lahan Bekas Tambang, Tegaskan Komitmen ESG

EKONOMI
PLN Icon Plus Catat Deretan Penghargaan Sepanjang 2025, Perkuat Fondasi di Tahun 2026

PLN Icon Plus Catat Deretan Penghargaan Sepanjang 2025, Perkuat Fondasi di Tahun 2026

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon