Semen Indonesia Bidik Pasar Papua
Selasa, 28 Mei 2013 | 19:19 WIB
Sorong - PT Semen Indonesia Tbk membidik potensi pasar semen di Papua Barat yang diprediksi akan meningkat seiring dengan rencana sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di wilayah ini.
Kepala Departemen Pengembangan Pemasaran Semen Indonesia, Rudi Hartono, mengakui tren penjualan semen di Papua dan Maluku terus meningkat dengan pertumbuhan per tahun mencapai 40%-50%.
Selama periode Januari-April 2013, penjualan semen seluruh merek di Papua dan Maluku tumbuh 14% menjadi 449.660 ton. Pertumbuhan penjualan semen di Papua dan Maluku tersebut melampaui kinerja penjualan semen secara nasional pada Januari-April 2013 yang hanya tumbuh 8,6%.
Pertumbuhan penjualan semen di Papua dan Maluku juga melampaui wilayah lainnya, seperti Jawa yang hanya tumbuh 11%, Sumatera 1,8%, atau Kalimantan 11,4%. Kenaikan permintaan semen antara lain dipicu gencarnya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah yang kaya sumberdaya alam tersebut.
Infrastruktur jalan dan jembatan punya tiga makna penting bagi Semen Indonesia. Pertama, menjadi pasar bagi penjualan semen untuk kebutuhan infrastruktur itu sendiri secara langsung. Kedua, menimbulkan dampak pengganda untuk menumbuhkan sektor properti dan sektor lainnya yang membutuhkan semen. Ketiga, membuka akses transportasi yang mudah bagi Semen Indonesia untuk mendistribusikan produknya ke distrik-distrik terpencil.
"Karena itu kami sangat berkepentingan dengan pembangunan infrastruktur di Papua," kata Rudi usai seminar "Peningkatan Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Sorong Raya" di Sorong, Selasa (28/5).
Untuk mendukung penetrasi pasar di Papua, menurut dia, Semen Indonesia sudah mempunyai packing plant yang baru saja diresmikan awal tahun ini di Kabupaten Sorong. Kapasitas packing plant tersebut sekitar 300.000 ton per tahun.
Keberadaan packing plant akan memudahkan pemenuhan kebutuhan semen yang tepat mutu bagi pembangunan infrastruktur dan sarana penunjang lainnya di Papua Barat. Packing plant tersebut tiap harinya memasok sekitar 12.000 ton semen. Saat ini wilayah jangkauan packing plant masih di Papua Barat.
"Kami sedang mengkaji ada kapal khusus untuk mendistribusikan semen dari packing plant Sorong ke wilayah Jayapura," tutur Rudi.
Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat, Amos Kasi, mengatakan, kebutuhan infrastruktur di Papua Barat secara umum masih sangat besar.
Wilayah provinsi yang meliputi kawasan kepala burung pulau Papua dan kepulauan-kepulauan di sekelilingnya itu mempunyai 13 kabupaten/kota dengan luas 115.363.50 kilometer persegi.
"Masih banyak wilayah yang belum saling terhubung. Otonomi khusus sekarang diiringi dengan pembangunan infrastruktur untuk memeratakan pembangunan," ujar Amos. seusai seminar bertajuk "Peningkatan Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Sorong Raya" yang dihelat di Hotel Royal Mamberamo, Sorong, Selasa (28/5/2013).
Acara itu diikuti Dinas Pekerjaan Umum, distributor semen, dan pelaku usaha jasa konstruksi di enam kabupaten/kota di wilayah Sorong Raya (Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Raja Ampat, dan Kabupaten Tambrauw).
Amos mencontohkan, di Kabupaten Sorong Selatan, total jalan sepanjang 400 kilometer. Namun, yang kondisinya bagus hanya 40%. Tahun ini Sorong Selatan menganggarkan dana Rp95 miliar untuk membangun jalan dan jembatan.
Menurut Amos, rata-rata anggaran pembangunan jalan dan jembatan di kabupaten/kota di Papua Barat mencapai Rp100 miliar tiap tahunnya.
"Saat ini pembangunan jalan kami dorong menggunakan struktur beton, sehingga lebih kuat," ujarnya.
Untuk meningkatkan kualitas pengerjaan jalan dan jembatan, di Papua Barat kini telah berdiri laboratorium untuk menguji kualitas pekerjaan infrastruktur.
"Kami ingin infrastruktur secara kuantitas dan kualitas meningkat," tuturnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




