Penambangan Freeport di Mimika Harus Segera Kembali Beroperasi
Rabu, 19 Juni 2013 | 13:37 WIB
Jakarta - Kegiatan penambangan PT Freeport Indonesia Tembagapura, Mimika, Papua, masih belum beroperasi. Pemerintah diminta memperhatikan serius masalah tersebut.
"PT Freeport belum dapat beroperasi. Seribuan orang tidak dapat kegiatan, sampai sekarang belum pulih. Ini yang mesti jadi catatan bagi kita semua," kata Bupati Mimika, Abdul Muis, saat rapat kerja dengan Kaukus Parlemen Papua yang difasilitasi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Laode Ida, di gedung DPD, Jakarta, Rabu (19/6).
Dia menambahkan, sekitar 80% Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Mimika, berasal dari PT Freeport. Jika PT Freeport belum beroperasi, maka banyak masyarakat yang menganggur. "Kami minta kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera ambil sikap. Penerimaan APBD Mimika, 80 persen kontribusinya dari PT Freeport," imbuhnya.
Pada bagian lain, Abdul mendukung penuh rencana renegoisasi kontrak karya PT Freeport. "Saya sangat support masalah kontrak karya. Harus ada keterlibatan pemerintah daerah (pemda), pemangku adat juga perlu dilibatkan. Mari kita duduk sama-sama. Kita evaluasi PT Freeport, jangan sampai kita cuma terima laporan saja," katanya.
Menurutnya, sepanjang kontrak karya tidak dievaluasi, maka jangan pernah bermimpi persoalan di Papua bisa selesai.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




