Penumpang Pesawat Domestik Menurun
Rabu, 1 April 2015 | 20:51 WIB
Jakarta - Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Februari 2015 mengalami penurunan sebesar 12,77 persen dibanding Januari 2015 atau hanya sekitar 4,7 juta orang, demikian diutarakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin.
"Jika dibandingkan jumlah penumpang angkutan udara domestik pada bulan sebelumnya sebanyak 5,4 juta orang, ada penurunan sebesar 12,77 persen pada Februari 2015," katanya saat jumpa pers di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (1/4).
Penurunan jumlah penumpang hampir terjadi di semua bandara yang diamati, yakni Bandara Kualanamu, Sumatra Utara sebesar 24, 67 persen atau hanya mencapai 222 ribu orang dibandingkan jumlah penumpang pada Januari 2015 sebanyak 294,7 ribu orang.
Kemudian, Bandara Hasanuddin, Sulawesi Selatan mengalami penurunan jumlah penumpang angkutan udara domestik sebesar 18, 20 persen atau hanya mencapai 215,3 ribu orang dibandingkan jumlah penumpang pada bulan sebelumnya sebanyak 263,2 ribu orang.
Bandara Ngurah Rai, Bali mengalami penurunan jumlah penumpang sebesar 17,65 persen atau hanya sekitar 292,6 ribu orang pada Februari 2015.
Begitu pula dengan Bandara Juanda, Jawa Timur yang mengalami penurunan jumlah penumpang angkutan udara domestik sebesar 15,93 persen atau hanya sekitar 475 ribu orang.
Hal serupa juga terjadi di Bandara Soekarno Hatta yang mengalami penurunan jumlah penumpang sebesar 14,57 persen atau hanya mencapai 1,3 juta orang pada Februari 2015.
Dan bandara lainnya mengalami penurunan jumlah penumpang sebesar 7,87 persen atau hanya sekitar 2,1 juta orang.
Ia menambahkan penumpang angkutan udara domestik paling banyak berangkat dari Bandara Soekarno Hatta.
"Jumlah penumpang domestik terbesar melalui Bandara Soekarno Hatta, yakni mencapai 1,4 juta orang atau 29,43 persen dari total penumpang domestik," katanya.
Kemudian, Bandara Juanda menyumbang 10,03 persen dari total penumpang angkutan udara domestik atau sebanyak 475 ribu orang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




