IHSG Selasa 5 Desember 2023 Dibuka di Jalur Hijau
Selasa, 5 Desember 2023 | 09:17 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat 0,1% ke 7.100,5 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (5/12/2023).
Menurut NH Korindo Sekuritas Indonesia (NHKSI), posisi penutupan IHSG Senin (4/12/2023) telah menyentuh target akhir tahun di kisaran 7.130-7.150. NHKSI merekomendasikan investor untuk mempersiapkan level trailing stop.
"Munculnya lilin shooting star di area resistance menunjukkan tekanan penjualan yang signifikan pada harga atas. Meskipun aura bullish masih terlihat, lebih baik memperhatikan arah minat pasar sebelum menyuntikkan lebih banyak dana ke pasar saham," demikian direkomendasikan NHKSI.
Indeks Dow Jones ditutup 0,1% lebih rendah pada Senin di tengah penurunan 0,8% pada Nasdaq Composite yang dipicu oleh kenaikan imbal hasil surat utang Amerika Serikat (AS) menjelang laporan nonfarm payroll pekan ini. Imbal hasil surat utang AS 10 tahun naik 4 basis poin menjadi 4,266%.
Menurut Fed Rate Monitor Tool dari Investing.com, ada probabilitas 97% bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga di 5,25% - 5,50% pada Rapat FOMC bulan ini. Sementara itu, lebih dari 50% kemungkinan (naik dari 21% minggu lalu) bahwa bank sentral akan dapat melakukan pemotongan suku bunga sebesar 25bps secepatnya pada pertemuan Maret tahun depan.
Korea Selatan mengumumkan tingkat inflasi untuk November pagi ini, yang berhasil turun menjadi 3,3% year on year (yoy), lebih rendah dari ekspektasi 3,7% dan dari bulan sebelumnya sebesar 3,8%. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Korea Selatan membaik dengan angka PDB Q3-2023 yang dirilis sebesar 1,4% YoY dibandingkan dengan 0,9% pada kuartal sebelumnya.
Inflasi Jepang (khususnya di Tokyo) juga tampak terkendali dengan angka CPI Tokyo (November) yang dirilis pagi ini sebesar 2,6% yoy (dibandingkan dengan 3,3% sebelumnya).
Harga emas mencapai rekor tertinggi pada Senin, tetapi kemudian turun, karena pelaku pasar berspekulasi akan adanya pemotongan suku bunga Federal Reserve tahun depan. Harga emas spot tidak berubah banyak pada US$ 2.071,29 per troy ons, mundur sedikit dari US$$ 2.135 per troi ons. Emas mencatatkan kenaikan yang kuat minggu lalu, dan juga naik untuk bulan kedua berturut-turut pada November.
Harga minyak turun pada Senin akibat kekhawatiran tentang penurunan permintaan dan ketidakpastian yang berkelanjutan mengenai kedalaman dan durasi pemotongan pasokan OPEC+. Minyak mentah Brent ditutup turun 85 sen, atau 1,08%, pada US$ 78,03 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup turun US$ 1,03, atau 1,39%, pada US$73,04.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




