IHSG Bisa Tembus 7.900 pada 2024, Pantau Saham Ini Jika Ingin Raup Cuan
Jumat, 29 Desember 2023 | 13:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- RHB Sekuritas dalam risetnya memproyeksikan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada 2024 mampu mencapai 7.900 karena ekspektasi penurunan suku bunga dan pemilu akan berlangsung kondusif. Sejumlah saham bisa menjadi pilihan agar bisa mendulang cuan.
Dikutip Investor Daily, Jumat (29/12/2023), Head of Research RHB Andrey Wijaya memprediksikan IHSG dapat menyentuh 7.900 pada akhir 2024, mencerminkan price earning (P/E) 2024 sebesar 12,5x dan 2024 sebesar 11,3x dari rata-rata 5 tahun.
“Sejalan dengan itu, indeks IDX80 akan mengungguli IHSG (+15%) pada tahun depan disebabkan saham-saham berkualitas dengan valuasi menarik berada di IDX80,” kata dia dalam risetnya.
Namun, IHSG kemungkinan berisiko mengalami volatilitas dalam jangka pendek. IHSG yang sempat menyentuh 7.300 mendekati perdagangan akhir 2023, dapat mendorong aksi profit taking, terutama untuk saham-saham yang mengalami kenaikan signifikan. Risiko volatilitas dapat menyebabkan IHSG mengalami koreksi dalam perjalanannya menuju target 7.900. “Pergerakan yang lebar ini menjadi peluang menarik bagi investor melakukan swing trading sejalan fluktuasi pasar,” kata dia.
Ia menjelaskan sejumlah faktor positif yang memengaruhi kenaikan IHSG pada 2024 adalah ekspektasi pemilu kondusif. Berdasarkan pergerakan IHSG selama empat pemilu sebelumnya, indeks biasanya mengalami volatilitas setahun sebelum tahun pemilu. Kemudian, cenderung mengalami kenaikan dalam beberapa tahun setelah tahun pemilu. “Diharapkan pemilu kali ini lancar termasuk dalam peralihan pemerintahan ke presiden berikutnya,” ujar dia.
Faktor positif lainnya adalah ekspektasi penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI) sebesar 50 basis poin pada semester kedua 2024 dapat membantu sektor perbankan dalam mengelola cost of fund dengan lebih baik. Penurunan suku bunga juga dapat meningkatkan net interest margin sektor perbankan.
Dia mempertahankan proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) 2024 sebesar 5%, dengan belanja konsumsi swasta sebagai penggerak utama, dan nilai tukar Rupiah akan secara perlahan menguat menuju kisaran Rp 15.000 hingga Rp 15.600 terhadap dolar AS
Faktor positif ketiga yakni ekspektasi pemulihan ekonomi Tiongkok. RHB yakin pemulihan ekonomi negara itu akan memberikan manfaat bagi sektor logam dasar, seperti tembaga dan nikel Indonesia. Pemulihan ini juga akan meningkatkan permintaan kemasan kertas.
RHB menaikkan proyeksi pertumbuhan PDB Tiongkok menjadi 5% pada Oktober 2023 dari sebelumnya 4%, mengingat pertumbuhan pada kuartal ketiga 2023 lebih kuat dari yang diperkirakan sebelumnya.
Untuk rekomendasi sahamnya, RHB memberikan 10 saham pilihan menarik yang dapat dicermati pada 2024 dengan target price (TP) sebagai berikut, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 1.880, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 2.660, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 7.100, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 6.450, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Rp 1.330, PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP) Rp 22.975, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Rp 3.000, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 9.300, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 3.500, dan XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 3.140.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




