ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Optimisme Menguat, Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat pada Maret 2024

Selasa, 16 April 2024 | 11:38 WIB
AK
WP
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: WBP
Ilustrasi pasar swalayan.
Ilustrasi pasar swalayan. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com- Bank Indonesia (BI) mencatat indeks keyakinan konsumen (IKK) Maret 2024 berada pada zona optimistis mencapai 123,8, lebih tinggi dibandingkan 123,1 pada Februari 2024. Hal ini didorong keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi ke depan.

“Survei Konsumen Bank Indonesia pada Maret 2024 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat dibandingkan bulan sebelumnya,” ucap Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi yang diterima pada Selasa (16/4/2024) dikutip Investor Daily.

Meningkatnya keyakinan konsumen pada Maret 2024 didorong indeks kondisi ekonomi saat ini (IKE) yang menguat dan indeks ekspektasi konsumen (IEK) yang tetap optimistis. IKE dan IEK Maret 2024 tercatat masing-masing sebesar 113,8 dan 133,8. 

ADVERTISEMENT

Jika dilihat lebih detail, meningkatnya IKE Maret 2024 terutama didorong menguatnya semua komponen pembentuknya. Tertinggi pada indeks penghasilan saat ini sebesar 118,1 meningkat dari 112,1 pada bulan sebelumnya. 

Selanjutnya, indeks ketersediaan lapangan kerja dan indeks pembelian barang tahan lama (durable goods) juga meningkat masing-masing menjadi sebesar 111,9 dan 111,4 pada Maret 2024, dari 110,1 dan 110,6 pada Februari 2024. 

Secara spasial, sebagian besar kota mencatat peningkatan IKE, terbesar di Mataram (8,8 poin), diikuti Makassar (7,8 poin) dan Palembang (7,3 poin). Sebagian kota lainnya mencatat penurunan IKE, terutama di Kota Padang (16,3 poin), diikuti Ambon (6,2 poin) dan Pontianak.

Sementara itu tetap terjaganya IEK ditopang ekspektasi penghasilan sebesar 139,4, meningkat dari 138,6 pada bulan sebelumnya. Sedangkan ekspektasi terhadap ketersediaan lapangan kerja dan kegiatan usaha dalam zona optimistis masing-masing sebesar 134,0 dan 128,1. “Secara spasial, sebagian kota mencatat peningkatan IEK, terbesar di Kota Bandung (6,4 poin), disusul Surabaya (1,7 poin) dan Mataram (1,2 poin),” kata dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

EKONOMI
BI dan Polri Musnahkan Uang Rupiah Palsu

BI dan Polri Musnahkan Uang Rupiah Palsu

MULTIMEDIA
Puan Desak Pemerintah Tahan Rupiah seusai Tembus Rp17.500

Puan Desak Pemerintah Tahan Rupiah seusai Tembus Rp17.500

NASIONAL
BI Yakin Pengakuan IMF Perkuat Persepsi Positif Pasar

BI Yakin Pengakuan IMF Perkuat Persepsi Positif Pasar

EKONOMI
BI Sebut Dolar AS Jadi Primadona saat Konflik Iran

BI Sebut Dolar AS Jadi Primadona saat Konflik Iran

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon