Melihat Kecepatan Internet Indonesia yang Sedikit Membaik
Minggu, 26 Mei 2024 | 07:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kecepatan internet di Indonesia baik yang berbasis teknologi seluler (mobile broadband) dan kabel serat optik (fixed broadband) disebut sedikit membaik berdasarkan data terbaru April 2024.
Perbaikan terutama kecepatan internet ini ditopang oleh upaya pemerintah, operator telekomunikasi, dan para penyelanggara layanan internet (internet service provider/ISP) untuk terus memperluas pembangunan infrastruktur hingga wilayah terpencil (tertinggal, terdepan, dan terluar/3T).
Data Speedtest Global Index by Ookla yang mencakup laporan dari 144 negara di dunia menyebutkan, kecepatan internet di Tanah Air yang berbasis teknologi menara penguat sinyal seluler (base transceiver station/BTS) 26,6 mega byte per second (Mbps) pada April 2024, sedikit membaik 1,64 Mbps dibandingkan 24,96 Mbps Desember 2023.
Seiring perbaikan tersebut, peringkat kecepatan internet Indonesia pun naik ke posisi delapan dari sebelumnya ke-9 di kawasan Asia Tenggara, melampui negara Myanmar, Kamboja, dan Timor Leste.
Negara terbaik dalam kecepatan internet seluler di kawasan ini ditempati oleh Brunei Darussalam 102,42 Mbps, melampui Singapura yang kali ini harus rela turun ke peringkat ke-2 dengan kecepatan 101,13 Mbps. Jika dibandingkan, kecepatan internet seluler di Tanah Air tentu sangat jauh, hanya sekitar seperempatnya saja.
Selanjutnya, kecepatan internet kabel di Tanah Air juga sedikit membaik 2,35 Mbps pada April 2024 menjadi 30,22 Mbps dari 27,87 Mbps Desember 2023. Secara peringkat di kawasan Asia Tenggara, kecepatan internet di Indonesia tersebut masih tetap di posisi kesembilan, hanya lebih baik dari Myanmar dan Timor Leste, tapi masih kalah dari negara Laos.
Pada peringkat kecepatan internet kabel terbaik di Asia Tenggara dan dunia dari 181 negara yang diukur masih ditempati oleh negara Singapura mencapai 284,05 Mbps pada April 2024 dari 270,62 Mbps tahun 2023. Kecepatan internet Indonesia pun masih kalah jauh dibandingkan Thailand 232,30 Mbps, Malaysia 137,12 Mbps, Vietnam 120,46 Mbps, dan Filipina 94,19 Mbps. Selengkapnya lihat tabel.
Sementara itu, riset Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2023 pun menyebutkan, penetrasi internet telah menjangkau 215,63 juta (78,19%) penduduk Indonesia. Sebagian besar (74,34%) masyarakat masih mengakses internet seluler dan baru 25,66% yang sudah berlangganan internet kabel di rumahnya.
Saat ini, ada empat operator telko seluler di Tanah Air yang sahamnya terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang dikelola anak usaha Telkomsel, PT Indosat Tbk (Inbosat Ooredoo Hutchison), PT XL Axiata Tbk, serta PT Smartfren Telecom Tbk.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




