ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPS Catat Deflasi Juli 0,18 Persen, Masuki Bulan Ketiga Berturut-turut

Kamis, 1 Agustus 2024 | 12:21 WIB
RS
WP
Penulis: Rama Sukarta | Editor: WBP
Aktivitas para penjual dan pembeli di Pasar Koja Baru, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, 24 Agustus 2015.
Aktivitas para penjual dan pembeli di Pasar Koja Baru, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, 24 Agustus 2015. (Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada Juli 2024 terjadi deflasi sebesar 0,18% secara bulanan dengan penurunan indeks harga konsumen (IHK) dari 106,28 pada Juni 2024 menjadi 106,09 pada Juli 2024. 

Deflasi Juli adalah yang ketiga sepanjang 2024 atau dalam 3 bulan terakhir. Meski secara bulanan deflasi, tetapi secara tahunan (year on year/yoy) mencatatkan inflasi. 

"Secara yoy terjadi inflasi sebesar 2,13%, dan secara tahun kalender ytd (year to date/ytd) terjadi inflasi sebesar 0,89%. Deflasi Juli 2024 ini lebih dalam dibandingkan Juni 2024 dan merupakan deflasi ketiga pada 2024," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di kantor BPS, Jakarta, Kamis (1/8/2024).

ADVERTISEMENT

Menurut catatan BPS, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menyumbang deflasi terbesar pada Juli 2024 dengan deflasi sebesar 0,97% dan memberikan andil deflasi 0,28%. 

Sementara itu, terdapat komoditas yang memberikan andil inflasi, antara lain cabai rawit dan beras dengan andil inflasi masing-masing 0,04%. Emas perhiasan, kopi bubuk, kentang, sigaret kretek mesin, dan sigaret kretek tangan dengan andil inflasi masing-masing 0,01%. 

Adapun secara wilayah, sebanyak 32 dari 38 provinsi di Indonesia mengalami deflasi. Sedangkan enam lainnya mengalami inflasi. Deflasi terdalam sebesar 1,07% terjadi di Sumatera Barat. Sebaliknya, inflasi tertinggi terjadi di Papua Barat Daya dengan inflasi sebesar 0,25%.


 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Harga Pangan Terkendali, 3 Daerah Pascabencana Sumatera Alami Deflasi

Harga Pangan Terkendali, 3 Daerah Pascabencana Sumatera Alami Deflasi

EKONOMI
Beras Catat Deflasi, Bapanas: Bukti Intervensi Pemerintah Efektif

Beras Catat Deflasi, Bapanas: Bukti Intervensi Pemerintah Efektif

EKONOMI
Penurunan Harga Beras Bisa Redam Tingkat Inflasi pada September 2025

Penurunan Harga Beras Bisa Redam Tingkat Inflasi pada September 2025

EKONOMI
Cabai Rawit, Bensin, dan Tembakau Dorong Deflasi Agustus 2025

Cabai Rawit, Bensin, dan Tembakau Dorong Deflasi Agustus 2025

EKONOMI
BPS: Ekonomi RI Alami Deflasi 0,08 Persen pada Agustus 2025

BPS: Ekonomi RI Alami Deflasi 0,08 Persen pada Agustus 2025

EKONOMI
Mengukur Dampak Stimulus terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Mengukur Dampak Stimulus terhadap Pertumbuhan Ekonomi

B-PLUS

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon