Resmikan Smelter PT Freeport, Jokowi Singgung Alotnya Negosiasi Awal
Senin, 23 September 2024 | 18:29 WIB
Gresik, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo mengakui dirinya melalui pekerjaan yang berat dan melelahkan saat harus melobi PT Freeport untuk memulai pembangunan smelter. Namun, kini adanya smelter sudah terbukti membawa banyak manfaat.
“Ini adalah pekerjaan yang berat dan melelahkan selama saya menjabat sebagai presiden Indonesia 10 tahun ini. Pekerjaan yang melelahkan ini adalah mengajak perusahaan pertambangan untuk membangun smelter,” kata Jokowi saat meresmikan smelter PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur, Senin (23/9/2024).
Jokowi pun mengenang saat dia berusaha memulai pembangunan smelter dengan melobi PT Freeport. "Saya ingat sampai 2017 kita bernegosiasi dengan Pak Richard Adkerson (CEO Freeport-McMoran) untuk sepakat membangun smelter di Gresik ini. Itu pun masih alot sekali negosiasinya. Saya tahu ini investasi yang tidak kecil. Rp 56 triliun itu bukan uang yang kecil. Ini besar sekali. Sehingga saya juga sadar perusahaan itu harus mengalkulasi apa keuntungan membangun smelter sebesar ini, paparnya lagi.
Setelah itu, pada 2018 langsung dimulai persiapan lahannya. Setelah persiapan lahan selesai, Jokowi kemudian datang ke Gresik untuk groundbreaking atau memulai pembangunan pabrik smelternya. “Setelah 30 bulan, alhamdulillah hari ini bisa kita resmikan,” imbuh Jokowi.
Jokowi mengaku sempat berkeliling pabrik smelter ini, dan, ternyata lahan yang dipakai lebih dari 100 hektare tepatnya 104 hektare yang berarti sangat luas sekali.
“Proyek ini memakan investasi Rp 56 triliun. Namun, dengan pembangunan ini banyak manfaatnya. Iseng-iseng saya berhitung berapa sih revenue-nya. Dan yang paling penting buat saya sebagai presiden adalah berapa penerimaaan negara baik di pusat dan daerah," papar Presiden Jokowi.
Jokowi menuturkan, setelah dihitung ternyata pemasukan negara kira-kira mencapai Rp 80 triliun dari PT Freeport Indonesia. Pemasukan itu berupa dividen, royalti, PPh badan usaha, PPh karyawan, dan pajak untuk daerah. Bea keluar, pajak eksport, dan semuanya sudah dihitung.
“Angka sekitar Rp 80 triliun adalah angka yang besar sekali. Ini hanya dari satu perusahaan. Belum kalau perusahaan-perusahan lain mengikuti,” tambah Jokowi.
Jokowi juga menegaskan pembangunan smelter akan menghasilkan banyak pemasukan bagi negara dibanding jika hanya mengekspor bahan mentah.
“Pembangunan smelter PT Freeport Indonesia merupakan usaha kita untuk Indonesia menjadi negara industri maju yang mengolah sumber daya alamnya sendiri dan tidak mengekspor bahan mentah,” paparnya.
Selain itu, tutur Jokowi, adanya smelter juga akan membuka banyak lapangan kerja baru yang sangat besar. Ini merupakan pelaksanaan gagasan yang sering disampaikan mengenai hilirisasi yang merupakan fondasi ekonomi baru Indonesia yang tidak bertumpu kepada konsumsi ekonomi domestik.
“Sebelumnya, pertumbuhan GDP kita bertumpu pada konsumsi ekonomi domestik dan kita ingin beralih pertumbuhan GPD kita bertumpu pada produktivitas perusahaan-perusahaan BUMN maupun swasta,” katanya.
Jokowi juga menyampaikan perkembangan tentang sukses yang didapat jika memiliki smelter. Dua pun mencontohkan smelter milik PT Freeport Indonesia di Gresik.
“Smelter dengan investasi Rp 56 triliun tersebut diolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga. Bahan ini dibawa dari Papua menuju ke Gresik. Hasilnya 900.000 ton katoda tembaga, 50 ton emas, dan 210 ton perak. Ini jumlah yang tidak kecil,” ungkapnya.
Jokowi juga yakin melihat industri smelter yang besar akan melibatkan banyak UMKM, juga usaha-usaha kecil lainnya seperti katering, subkontraktor, dan lain-lain.
“Kita harapkan keberadaan smelter ini juga segera melahirkan perusahaan-perusahaan turunan, industri-industri turunan tembaga yang ada di sekitar indutri smelter PT Freeport Indonesia ini,” ungkapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




