ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Awali November, Dow Jones Naik 288 Poin meski Laporan Pekerjaan AS Melemah

Sabtu, 2 November 2024 | 05:38 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi
Ilustrasi (AFP)

New York, Beritasatu.com - Memulai November, bursa saham AS Wall Street, termasuk Dow Jones menguat pada Jumat (1/11/2024) karena Amazon memimpin saham teknologi besar ke zona hijau. Kenaikan ini juga mengabaikan laporan pekerjaan AS yang mengecewakan.

Dow Jones naik 288,73 poin (0,69%) menjadi 42.052, S&P 500 naik 0,41% ditutup pada level 5.728, dan Nasdaq Composite naik 0,8% menjadi 18.239.

Saham Amazon melonjak 6,2% karena kekuatan di bisnis cloud dan periklanan mendorong kinerja pendapatan raksasa e-commerce tersebut melampaui ekspektasi analis. Intel melonjak 7,8% setelah pendapatannya melampaui perkiraan analis. 

ADVERTISEMENT

Kedua saham tersebut membantu mengangkat sentimen investor menyusul kekecewaan beberapa kinerja perusahaan di Wall Street minggu ini.

“Saham teknologi berkapitalisasi besar masih menjadi pendorong,” kata Kepala Strategi Investasi di Sage Advisory Rob Williams dikutip CNBC International.

Sementara itu, laporan yang dirilis Jumat menunjukkan ekonomi AS hanya menambah 12.000 pekerjaan pada Oktober, jauh di bawah estimasi sebesar 100.000. Hal ini menandai penciptaan lapangan kerja terlemah sejak Desember 2020. 

Tingkat pengangguran bertahan di 4,1%, sesuai estimasi. Namun, para investor tidak terlalu bereaksi karena meyakini data suram tersebut dipengaruhi badai dan pemogokan Boeing.

Selain Pilpres AS pada 5 November yang menyebabkan tingginya volatilitas, investor juga menantikan pertemuan kebijakan 2 hari The Fed pada 6-7 November.

Sepanjang minggu ini, S&P 500 turun 1,4%, Nasdaq turun 1,5%, dan Dow Jones yang terdiri dari 30 saham unggulan turun tipis 0,2%.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

EKONOMI
Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

EKONOMI
Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

EKONOMI
Sentimen Perang Iran Tekan Kinerja Wall Street

Sentimen Perang Iran Tekan Kinerja Wall Street

EKONOMI
Wall Street Ditutup Melemah Imbas Gagalnya Perundingan Damai

Wall Street Ditutup Melemah Imbas Gagalnya Perundingan Damai

EKONOMI
Wall Street Melemah, Reli Nasdaq Terhenti Akibat Konflik AS Iran

Wall Street Melemah, Reli Nasdaq Terhenti Akibat Konflik AS Iran

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon