ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

AHY Tekanan Sektor Konstruksi Kunci untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 6 November 2024 | 16:28 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat helatan Konstruksi Indonesia 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum pada Rabu 6 November 2024 di ICE BSD City, Tangerang, Banten.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat helatan Konstruksi Indonesia 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum pada Rabu 6 November 2024 di ICE BSD City, Tangerang, Banten. (Biro Komunikasi Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewi/Ist)

Tangerang, Beritasatu.com - Sektor konstruksi memiliki peran krusial sebagai tulang punggung pembangunan infrastruktur di Indonesia. Sektor konstruksi juga menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat helatan Konstruksi Indonesia 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum pada Rabu (6/11/2024) di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

“Pembangunan infrastruktur tidak hanya bisa tingkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan berkeadilan. Maka, saya harap sektor konstruksi di Indonesia semakin meningkatkan kapasitas dan kompetensinya untuk mendukung pembangunan infrastruktur kelas dunia yang menjangkau seluruh pelosok negeri,” ujar AHY.

ADVERTISEMENT

Tak hanya menekankan pertumbuhan ekonomi dalam negeri, tetapi AHY juga menyebut sektor konstruksi yang kompetitif dan adaptif dalam menghadapi dinamika global.

"Maka penting untuk kolaborasi antara pemerintah dan seluruh stakeholder terkait untuk mendorong kemandirian dan produksi dalam negeri," ucapnya.

Ketua umum Partai Demokrat ini mengatakan, Indonesia ke depan akan menjadi kekuatan ekonomi dunia. Maka, untuk itu dibutuhkan pembangunan keberlanjutan di Indonesia.

"Saat ini kita nomor 16 di dunia dan sebagai anggota G20, kita berharap tak hanya PDB yang besar, tetapi juga income per kapita. Selain itu, kita juga harus keluar dari middle income trap," ucapnya.

Lebih lanjut, apa yang disampaikan AHY tentu sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya bidang infrastruktur untuk terus meningkatkan konektivitas orang, barang, dan informasi.

Pertumbuhan ekonomi era Prabowo juga akan didorong dengan fokus untuk membangun desa dan membangun dari bawah agar ekonomi merata dan kemiskinan hilang.

"Penting untuk membangun infrastruktur yang ramah lingkungan, efisien, serta mampu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemerintah Kaji 15 Segmen Giant Sea Wall Pantura

Pemerintah Kaji 15 Segmen Giant Sea Wall Pantura

EKONOMI
Pemerintah Bakal Benahi 76 Pelintasan Seusai Kecelakaan KRL Bekasi

Pemerintah Bakal Benahi 76 Pelintasan Seusai Kecelakaan KRL Bekasi

NASIONAL
AHY: Giant Sea Wall Bisa Selamatkan Puluhan Juta Warga di Pantura

AHY: Giant Sea Wall Bisa Selamatkan Puluhan Juta Warga di Pantura

NASIONAL
Menghadap Prabowo, AHY Lapor Tanggul Laut hingga Rehab Rekon Sumatera

Menghadap Prabowo, AHY Lapor Tanggul Laut hingga Rehab Rekon Sumatera

NASIONAL
AHY Wanti-wanti Kerugian Rp 6.396 T Jika Giant Sea Wall Tertunda

AHY Wanti-wanti Kerugian Rp 6.396 T Jika Giant Sea Wall Tertunda

EKONOMI
Kecelakaan di Jalur Kereta, Pemerintah Perkuat Keamanan di Pelintasan

Kecelakaan di Jalur Kereta, Pemerintah Perkuat Keamanan di Pelintasan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon