ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Siapkan Produksi Makan Bergizi Gratis, Bapanas Pastikan Tak Kurangi Kesejahteraan Petani

Senin, 16 Desember 2024 | 18:58 WIB
BB
WP
Penulis: Basudiwa Supraja Sangga B | Editor: WBP
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi. (Beritasatu.com/Basudiwa Supraja)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan produksi pangan yang nantinya dihilirisasi untuk program makan bergizi gratis (MBG).  Namun, dia memastikan, upaya tersebut tidak akan mengurangi kesejahteraan petani di Indonesia yang menjadi bagian program pemerintah itu.

"Kalau (anggaran program makan bergizi gratis) Rp 10.000-Rp 15.000 nanti dengan Badan Gizi Nasional, tetapi yang jelas, kalau langsung ke sumbernya dengan volume banyak, harga bisa lebih baik tanpa mengurangi kesejahteraan petani," ungkap Arief di kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, Jakarta, Senin (16/12/2024).

Dia mengatakan, pemerintah juga berupaya menyamakan kurasi dengan para petani dan peternak di Indonesia. Selain itu, bekerja sama dengan warga lokal dan koperasi-koperasi daerah dalam pengadaan program makanan bergizi gratis.

ADVERTISEMENT

"Kita tidak bicara supermarket, kalau bicara supermarket pasti ke pasar middle atau high. Kita bicara langsung kepada petani dan peternak, hanya nanti kurasinya harus disamakan," kata dia.

Arief menyampaikan, kesiapan program makan bergizi gratis diserahkan kepada Badan Gizi Nasional. Adapun Bapanas mempersiapkan produksi pangan yang salah satunya akan dihilirisasi untuk program makanan bergizi gratis.

"Untuk (kesiapan program makan bergizi gratis) itu nanti dengan Prof Dadan, Kepala Badan Gizi Nasional. Namun, yang disampaikan kepada kita adalah mempersiapkan produksi kemudian hilirisasinya. Salah satunya dari kegiatan makan bergizi gratis," papar Arief.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tolak Bangun Dapur MBG di Kampus, UMY Pilih Jadi Mitra Kajian

Tolak Bangun Dapur MBG di Kampus, UMY Pilih Jadi Mitra Kajian

NASIONAL
Kampus Kelola MBG Berpotensi Ancam Independensi Akademik

Kampus Kelola MBG Berpotensi Ancam Independensi Akademik

NASIONAL
MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN Terkait Program MBG

MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN Terkait Program MBG

NASIONAL
Sidak SPPG di Jakbar, Dudung Temukan Sejumlah Pelanggaran Serius

Sidak SPPG di Jakbar, Dudung Temukan Sejumlah Pelanggaran Serius

JAKARTA
252 Siswa SD di Jaktim Diduga Keracunan Pangsit MBG, 26 Masih Dirawat

252 Siswa SD di Jaktim Diduga Keracunan Pangsit MBG, 26 Masih Dirawat

JAKARTA
1.486 Santri Salafi di Lebak Sudah Terima MBG

1.486 Santri Salafi di Lebak Sudah Terima MBG

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon