Sesi Perdagangan Bursa Bakal Jadi 3 Kali, BEI Berkaca NYSE 24 Jam
Jumat, 23 Mei 2025 | 20:16 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mempertimbangkan penambahan satu sesi perdagangan harian sebagai strategi untuk mendorong peningkatan nilai transaksi di pasar modal. Saat ini, BEI sedang mengevaluasi opsi perubahan jumlah sesi perdagangan dari dua menjadi tiga kali dalam satu hari.
Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan, penambahan sesi perdagangan bursa dianggap harus melalui pertimbangan strategis, termasuk siapa target pasar yang akan dilayani.
“Kalau memang sesi ditambah, kita harus tahu siapa yang akan kita sasar. Kita evaluasi dan terima masukan dahulu,” ucapnya kepada media di Jakarta, Jumat (23/5/2025).
Iman menekankan pentingnya masukan dari seluruh pemangku kepentingan, serupa dengan proses yang dilakukan saat BEI memperpanjang jam perdagangan dari sebelumnya pukul 15.00 WIB menjadi pukul 16.00 WIB.
Iman mengaku, kajian penambahan sesi perdagangan bursa masih berada pada tahap awal dan akan dilakukan dengan melibatkan para pelaku pasar.
Ia menilai bahwa langkah ini sejalan dengan perkembangan global, mengingat beberapa bursa besar dunia seperti New York Stock Exchange (NYSE) sudah menerapkan perdagangan 24 jam.
“Ini menjadi salah satu kajian kami. Kami akan berdiskusi dengan para pelaku pasar,” ujar Iman terkait penambahan sesi perdagangan bursa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




