ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

4 Kesepakatan Ekonomi Indonesia-China, Apa Saja?

Senin, 26 Mei 2025 | 15:17 WIB
MF
MF
Penulis: Muhammad Firman | Editor: MF
Empat kesepakatan ekonomi Indonesia-China.
Empat kesepakatan ekonomi Indonesia-China. (Antara/Galih Pradipta)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia dan China kembali mempererat hubungan bilateral dengan menandatangani empat kesepakatan ekonomi penting.

Penandatanganan ini dilakukan dalam bentuk Nota Kesepahaman (MoU) dan disaksikan langsung oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto serta Perdana Menteri China Li Qiang di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/5/2025).

Kesepakatan ini menandai langkah strategis dalam memperkuat kerja sama ekonomi antara Indonesia dan China, yang selama ini telah terjalin erat di berbagai sektor. Berikut lengkapnya!

MoU Pertama: Kerja Sama Transaksi Bilateral dalam Mata Uang Lokal

Kesepakatan pertama dilakukan antara Bank Indonesia (BI) dan People’s Bank of China. MoU ini menetapkan kerangka kerja sama untuk mendorong transaksi bilateral menggunakan mata uang lokal masing-masing negara.

ADVERTISEMENT

Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur People’s Bank of China Pan Gongsheng. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada mata uang asing dan memperkuat stabilitas ekonomi kedua negara.

MoU Kedua: Kolaborasi Kebijakan Pembangunan Ekonomi

Kesepakatan ekonomi kedua ditandatangani oleh Dewan Ekonomi Nasional Indonesia dan National Development and Reform Commission (NDRC) China. MoU ini difokuskan pada kerja sama dalam kebijakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua NDRC Zheng Shanjie menjadi pihak yang mewakili masing-masing negara dalam penandatanganan.

MoU Ketiga: Penguatan Hubungan Industri dan Rantai Pasok

Kesepakatan ketiga melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dan Kementerian Perdagangan China. Tujuan utama dari MoU ini adalah memperkuat hubungan ekonomi dalam sektor industri dan rantai pasok yang saling menguntungkan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan China Wang Wentao bertindak sebagai penandatangan.

MoU Keempat: Program Two Countries Twin Parks

Kesepakatan keempat merupakan kerja sama antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Kementerian Perdagangan China, dan Pemerintah Provinsi Fujian.

MoU ini membahas program Two Countries Twin Parks yang bertujuan menciptakan kawasan industri terintegrasi di kedua negara. Kesepakatan ini juga ditandatangani oleh Airlangga Hartarto dan Wang Wentao.

Kerja Sama Tambahan di Delapan Sektor Strategis

Selain empat kesepakatan ekonomi utama tersebut, Indonesia dan China juga menyepakati delapan kerja sama lainnya yang mencakup berbagai sektor strategis:

1. Pariwisata

Kementerian Pariwisata Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China dalam upaya mempromosikan pariwisata kedua negara.

2. Ekspor pertanian

Badan Karantina Indonesia menandatangani kerja sama dengan General Administration of Customs China dalam bidang ekspor pertanian.

3. Pengobatan tradisional

Kementerian Kesehatan Indonesia dan National Administration of Traditional Chinese Medicine China sepakat menjalin kerja sama pengobatan tradisional.

4. Penanggulangan tuberkulosis

Kerja sama dalam pencegahan dan pengendalian tuberkulosis juga disepakati oleh Kementerian Kesehatan Indonesia dan National Disease Control and Prevention Administration China.

5. Investasi

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menandatangani kerja sama dengan China Investment Corporation.

6. Bisnis strategis

KADIN Indonesia dan China Chamber of Commerce in Indonesia menjalin kemitraan dalam pengembangan bisnis strategis.

7. Kolaborasi media

Kantor Berita Antara dan China Media Group menandatangani kerja sama media.

8. Kantor berita

Kerja sama juga dilakukan antara Antara dan Xinhua News Agency dalam pertukaran informasi dan liputan bersama.

Keempat kesepakatan ekonomi antara Indonesia dan China ini menandai babak baru dalam hubungan bilateral kedua negara. Ditambah dengan delapan kerja sama di sektor strategis lainnya, langkah ini menunjukkan komitmen kuat untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Komitmen Investasi Mengalir, Implementasi Kementerian Jadi Penentu

Komitmen Investasi Mengalir, Implementasi Kementerian Jadi Penentu

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT