Nilai Tukarnya Terus Melemah, Negara Ini 'Kabur' ke Aset Kripto
Sabtu, 28 Juni 2025 | 18:07 WIB
Mata uang negara Amerika Selatan tersebut telah kehilangan setengah nilainya di pasar gelap tahun ini, meskipun nilai tukar resminya telah dipertahankan secara artifisial oleh intervensi pemerintah.
Itu berarti semakin banyak warga Bolivia yang mencari alternatif untuk melindungi tabungan mereka dan melakukan transaksi. Para pendukung kripto telah mendorong token berbasis blockchain sebagai jawaban, meskipun para ekonom memperingatkan bahwa penawaran digital ini disertai risiko.
"(Kenaikan kripto) ini bukanlah tanda stabilitas. Hal ini lebih merupakan cerminan dari menurunnya daya beli rumah tangga," kata mantan kepala bank sentral Jose Gabriel Espinoza.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




