ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sambangi Papua, Menteri Bahlil Pastikan Pemerataan Akses Listrik Desa

Jumat, 25 Juli 2025 | 10:31 WIB
BI
MK
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: MBK
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Indonesia akan mulai mengimpor sejumlah komoditas energi dari Amerika Serikat.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Indonesia akan mulai mengimpor sejumlah komoditas energi dari Amerika Serikat. (Beritasatu.com/Bambang Ismoyo)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan program Listrik Perdesaan (Lisdes) telah menjangkau seluruh pelosok negeri secara merata. Hal ini diungkapkan Bahlil usai memantau langsung progresnya di sejumlah desa terpencil di Papua, mulai dari Desa Tindaret di Kepulauan Yapen hingga Pulau Owi di Biak Numfor

Untuk Desa Tindaret, lanjut Bahlil, aliran listrik mulai mengalir ke Sekolah Dasar (SD) sehingga menghidupkan suasana belajar mengajar yang lebih modern dan interaktif. Penyediaan listrik ini sebagai bagian dari program Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

"Saya ingin dengan listrik ini masuk, maka anak-anak kita sekolah bisa memakai teknologi. Suatu saat mereka-mereka itu akan menjadi pemimpin di Papua," ungkap Bahlil dalam keterangannya, Jumat (25/7/2025).

ADVERTISEMENT

Program Lisdes di Yapen Utara ini tidak hanya menghadirkan listrik menyala, tetapi juga membuka pintu kesempatan bagi perkembangan ekonomi dan sosial desa.

Selanjutnya, Bahlil melanjutkan kunjungan ke Pulau Owi, Kabupaten Biak Numfor. Selama ini, masyarakat setempat hanya menikmati listrik selama 12 jam sehari dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Bahlil menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pembangkit dan penambahan tangki bahan bakar agar listrik dapat menyala 24 jam penuh.

"Semua ini hanya untuk mengatakan bahwa siap menjalankan apa yang diminta oleh Bapak, Ibu, saudara-saudara yang ada di pulau ini, untuk listrik menyala 24 jam," ungkap Bahlil.

Diketahui, berdasarkan roadmap Lisdes Papua 2025-2029 yang digagas Kementerian ESDM bersama PT PLN (Persero), untuk Kepulauan Yapen dan Biak Numfor sudah direncanakan pembangunan akses listrik desanya melalui perluasan jaringan listrik, mini grid dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) individual dengan baterai.

Kementerian ESDM menegaskan komitmen kuat untuk terus berkolaborasi dengan PLN dan pemerintah daerah. Melalui sinergi ini, tantangan elektrifikasi di Papua diharapkan tuntas, mewujudkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bahlil Nostalgia Masa Kecil Tanpa Listrik, Hidup dengan Lampu Pelita

Bahlil Nostalgia Masa Kecil Tanpa Listrik, Hidup dengan Lampu Pelita

NASIONAL
Bahlil Targetkan Desa Tanpa Listrik Tuntas Bertahap hingga 2027

Bahlil Targetkan Desa Tanpa Listrik Tuntas Bertahap hingga 2027

NASIONAL
Bahlil Siapkan Rp 10,3 T untuk Terangi Seluruh Dusun di Indonesia

Bahlil Siapkan Rp 10,3 T untuk Terangi Seluruh Dusun di Indonesia

EKONOMI
Program Listrik Desa, Distrik di Papua Barat Kini Terang Benderang

Program Listrik Desa, Distrik di Papua Barat Kini Terang Benderang

NASIONAL
Program Lisdes Targetkan Jangkau Ribuan Desa 'Gelap' di RI

Program Lisdes Targetkan Jangkau Ribuan Desa 'Gelap' di RI

EKONOMI
5.700 Wilayah Masih Gelap, Bahlil Desak Listrik Desa Tuntas

5.700 Wilayah Masih Gelap, Bahlil Desak Listrik Desa Tuntas

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon