ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

OJK Imbau Bank Turunkan Suku Bunga Kredit Seiring BI Rate 5 Persen

Rabu, 20 Agustus 2025 | 15:05 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi OJK.
Ilustrasi OJK. (Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perbankan di Indonesia menyesuaikan tingkat suku bunga kredit secara bertahap, menyusul penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang kini berada di level 5,0%.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan, penyesuaian tersebut penting agar tetap selaras dengan kondisi pasar dan menjaga rasio keuangan yang sehat, tanpa menimbulkan persaingan bunga yang tidak wajar.

“Perbankan juga harus memastikan transparansi serta perlindungan konsumen dalam menyampaikan informasi produk,” kata Dian dalam keterangan tertulis, Rabu (20/8/2025).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, penurunan BI rate akan diikuti penurunan bunga kredit perbankan dengan jeda waktu tertentu. Ia memperkirakan tren penurunan bunga kredit masih akan berlanjut hingga akhir tahun ini, sejalan dengan ekspektasi penurunan suku bunga global pada kuartal IV 2025.

Meski begitu, Dian menekankan, besaran penurunan suku bunga tetap bergantung pada strategi pendanaan dan struktur biaya masing-masing bank, khususnya terkait Cost of Fund (CoF).

“Bank perlu mengoptimalkan strategi penghimpunan dana murah agar memiliki ruang menurunkan bunga kredit lebih jauh,” ujarnya.

OJK mencatat rata-rata tertimbang suku bunga kredit pada 2025 turun 11 basis poin (bps) menjadi 8,99% terutama didorong penurunan bunga kredit produktif. Dari sisi penghimpunan dana, suku bunga rata-rata dana pihak ketiga (DPK) juga mulai menurun dibandingkan bulan sebelumnya.

Sepanjang 2025, BI telah memangkas bunga acuan sebanyak empat kali. Pertama, dari 6% ke 5,75% pada Januari, turun ke 5,5% pada Mei, berlanjut ke 5,25% pada Juli, dan terakhir ke 5,0% pada rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 19-20 Agustus 2025.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

EKONOMI
OJK Tegaskan Pasar Keuangan Tetap Solid Seusai Rebalancing MSCI

OJK Tegaskan Pasar Keuangan Tetap Solid Seusai Rebalancing MSCI

EKONOMI
OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

EKONOMI
18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

EKONOMI
Lembaga Kliring Dinilai Memiliki Peran Penting dalam Perlindungan Masyarakat

Lembaga Kliring Dinilai Memiliki Peran Penting dalam Perlindungan Masyarakat

EKONOMI
Investor Domestik Bertambah 6,4 Juta, Pasar Modal Kian Tahan Guncangan

Investor Domestik Bertambah 6,4 Juta, Pasar Modal Kian Tahan Guncangan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon